Satgas Anti Mafia Bola menemukan indikasi adanya praktik kecurangan pada perhelatan Liga 1 musim lalu. Hal ini disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat konfrensi pers dengan ketua umum PSSI, Erick Thohir.
Erick Thohir di cuitan akun Twitter miliknya membenarkan bahwa pihak Satgas Anti Mafia Bola menemukan dugaan kecurangan di perhelatan Liga 1 musim lalu.
"Sejak pembentukan pada Maret lalu, Satgas Anti-Mafia Bola telah menemukan indikasi kecurangan yang dilakukan perangkat pertandingan,” tulis Erick Thohir di akun twitter pribadinya, dikutip Senin (26/6/2023).
Menurut Menteri BUMN itu, Polri saat tengah mendalami indikasi kecurangan itu. Ia pun dengan tegas akan memberikan hukuman berat jika pelaku telah ditetapkan.
“POLRI kini tengah mendalami temuan ini. Jika terbukti bersalah, pelaku tidak boleh berkecimpung di sepak bola, seumur hidup!,” tegasnya.
Kabar soal indikasi kecurangan yang terjadi di perhelatan Liga 1 musim lalu ini pun menuai banyak komentar publik di laman sosial media.
Sejumlah netizen kemudian merespon cuitan Erick Thohir ini untuk segera cek keberdaan segelintir oknum di dalam PSSI.
"Jangan abaikan orang-orang dalam ya Pak. Barangkali ada juga yang bagian dari mafia itu.. barangkali lho ya." cuit salah satu netizen.
"Oknum didalam PSSI nya Pak, sikaaaattt. Mumpung pak Erick punya power untuk melakukan itu, saat ini momen yg tepat. "Bantai" semua pak semua para oknum mafia," sambung akun lainnya.
Baca Juga: Diungkap Erick Thohir, Gaji Wasit Liga 1 Ternyata Lebih Tinggi dari Menteri, Berapa Jumlahnya?
"rediksi saya akan ada mantan PSSI yang wajahnya tutul-tutul masuk dalam daftar mafia ya bola tersebut," timpal akun lainnya.