Jelang Piala Dunia U-17 2023, pihak PSSI mengakui bahwa mereka tengah berburu pemain Indonesia atau keturunan Indonesia di luar negeri.
Sejumlah nama jadi sorotan mulai dari Welber Halim hingga Abdurrahman Iwan yang beberapa hari lalu tiba di Indonesia.
"Kami juga cari pemain yang berpaspor Indonesia, diaspora. Kalau dia bagus, kita ambil," kata Exco PSSI Arya Sinulingga.
Selain Welber Halim atau Abdurrahman Iwan, ada juga pemain muda Indonesia yang berkarier di Belanda dan jarang dapat sorotan, ia adalah Richie Risnal.
Richie asli Indonesia, kedua orang tuanya warga negara Indonesia yang menetap di Belanda. Richie memiliki darah Jawa Barat. Ia pun mengaku sebagai seorang bobotoh, pendukung setia Persib Bandung.
Karier Richie di Belanda, satu angkatan dengan Abdurrahmwan Iwan saat memulai di Qatar. Keduanya pun cukup sering berkomunikasi via sosial media.
Richie Risnal sempat ditawari untuk masuk salah satu akademi di Manchester, Sir Bobby Charlton Soccer School. Sayangnya ia tak jadi masuk ke akademi yang lahirkan pemain Chelsea, Marco Alonso tersebut.
Hal ini lantaran Richie tidak bisa meninggalkan pendidikannya di Belanda. Di umur 14 tahun, Richie sempat bermain di tim U-14 AFC Amsterdam.
Sebelumnya, ia sempat menimba ilmu di Bussemse Football Club pada 2017, akademi yang menjalin kerjasama dengan Ajax Amsterdam.
Baca Juga: 3 Pemain Keturunan Grade A yang Berkarir di Eropa Siap Bela Timnas Indonesia, Siapa Saja?
Saat main di AFC Amsterdam, Richie mengaku bahwa yang terpenting baginya adalah bisa mendapatkan kesempatan bermain untuk mengasah kemampuannya di lapangan hijau.
"Buat saya yang terpenting tiap tahun ada perkembangan dan bermain dengan senang. Bukan bermain bola di bawah tekanan siapapun,” jelasnya.
Bermain di Belanda, Richie mengaku bahwa ia selalu fokus untuk menjaga kebugaran tubuhnya. Diakuinya, ia hampir tiap hari jogging dan berlatih fisik secara rutin.
“Untuk menjaga stamina dan kondisi, saya setiap hari jogging dan 4 kali semainggu selalu ikut latihan fisik online bersama tim dari akademi,” ucapnya.
Selama di Belanda, Richie kerap mendapat tambahan ilmu sepak bola dari tokoh beken mulai dari Edgar Davids hingga Simon Tahamata, legenda Belanda yang memiliki keturunan Indonesia.