Salah satu pemain abroad yang dipanggil pelatih Bima Sakti untuk ikuti pemustan latihan bersama Timnas Indonesia U-17 jelang Piala Dunia U-17 2023 ialah Staffan Qabiel.
Pemain Indonesia yang berdarah Jepang ini sekarang berkarier di klub kasta keenam Liga Spanyol, Sant Cugat FC. Ada cerita dibalik pemanggilan Staffan oleh pelatih Bima Sakti.
Kepada Suara.com. ayah Staffan, David Horito menjelaskan detik-detik anaknya itu dipanggil untuk mengikuti TC Timnas Indonesia U-17 2023.
"Staffan kan memang pas jadwal pulang di tanggal 21 Juni lalu. Karena sekolahnya sudah libur summer break dan juga klubnya sudah selesai kompetisi liga," ucap David Horito.
"Nahh kira-kira beberapa hari kemudian kami sekeluarga sedang dinner ehh dia terima telepon," sambung David Horito.
David saat ini penasaran dan coba bertanya kepada anaknya siapa yang menelepon karena mimik Staffan begitu serius.
David tak menyangka bahwa yang menghubungi Staffan ialah asisten pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti.
"Saya tanya dari siapa sambil bisik-bisik, dia jawab dari assisten (pelatih) Bima (Sakti)," ungkap David.
"Nahh saat telp itu Staffan ditanya masih di Spanyol atau sedang ada di Indonesia. Staffan diminta untuk siap-siap dipanggil seleksi timnas U17,"
Baca Juga: Staffan Qabiel Horito Mengidolakan Asnawi Mangkualam dan Pemain Berjuluk Si Badak
"Jadi panggilan ini bener-bener di luar dugaan kami. Karena gak kepikiran juga Indonesia ditunjuk sebagai host World Cup U17," sambung David.
Anak dari pasangan David Horito dan Indriani ini tercatat jadi bagian dari klub yang berkompetisi di kasta keenam Liga Spanyol.
"Keluarga support kemana pun Staffan berkarier, di Indonesiakah atau di luar negerikah itu kembali ke Staffan. Namun keinginan Staffan adalah bisa bermain di Champions League. Artinya dia mesti bermain di Eropa bila ingin main di Champions League," ucap David.