Lucky Hakim Dibuat Takjub Tajirnya Ponpes Al Zaytun: Bisa Triliunan Uangnya

Suara Moots

Jum'at, 14 Juli 2023 | 15:56 WIB
Lucky Hakim Dibuat Takjub Tajirnya Ponpes Al Zaytun: Bisa Triliunan Uangnya
Mantan Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim sebelum diperiksa sebagai saksi kasus dugaan penistaan agama oleh Pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang, di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (14/7/2023). ([ANTARA])

Lucky Hakim memenuhi panggilan penyidik Dittipidum Bareskim Polri. Ia dipanggil untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan penistaan agama oleh Pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang.

Lucky Hakim tiba sekitar pukul 09.50 WIB, Jumat (14/7/2023). Kepada wartawan sebelum pemeriksaan, ia mengaku takjub dengan kemegahan dan kebesaran Ponpes Al Zaytun.

Termasuk betapa tajirnya pesantren yang berada di kawasan Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, tersebut.

"Ini di benak saya, ini uangnya banyak banget, bisa triliun lah gitu. Tapi kan saya tidak sopan, azas kesopanan tidak mungkin saya nanya uangnya dari mana. Saya cuma kok kaya banget, hebat amat," kata Lucky Hakim.

Lucky Hakim menjelaskan dua kali masuk Ponpes Al Zaytun. Kali pertama pada 29 Juli 2022 sebagai tamu undangan dan wakil kepala daerah.

Diketahui, saat itu Lucky Hakim masih menjabat Wakil Bupati Indramayu. Belakangan ia telah mundur dari jabatan tersebut.

Dijelaskannya, undangan tersebut atas permohonan yang dikirimkan Lucky Hakim Center, lembaga milik Lucky Hakim yang ingin bersilaturahim dengan Ponpes Al Zaytun.

"Karena ingin melihat di dalam Al Zaytun itu ada apa, waktu zaman kampanye saya melihat masjid besar sekali, dan segala cerita-cerita ada di luar," ujarnya.

Dalam kunjungan itu, Lucky Hakim menyebut diterima langsung oleh Panji Gumilang. Lalu diajak berkeliling pesantren diperlihatkan tanah dan pertanian, peternakan dan perkapalan yang luas.

baca juga

Ia mengungkap bahwa Ponpes Al Zaytun pembayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) terbesar di Indramayu, serta bayar listrik mahal.

"Jadi saya pingin tahu, kenapa listriknya bisa mahal, terus buat apa lahannya besar, ternyata ditunjukin itu. Lahannya dipakai buat pertanian secara modern, tersistem lebih baik, peternakan juga ada," kata Lucky Hakim.

"Saya lihat masjidnya besar besar sekali, daya tampungnya bisa sampai puluhan ribu, bahkan lebih besar dari pada Istiqlal, dan ada kapal-kapal yang dibuat yang dimiliki oleh Al Zaytun kapal-kapal laut sekitar gross tonnage (GT), mungkin harganya mahal-mahal," lanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dipanggil Bareskrim, Lucky Hakim Akan Buka-bukaan soal Al Zaytun dan Panji Gumilang

Dipanggil Bareskrim, Lucky Hakim Akan Buka-bukaan soal Al Zaytun dan Panji Gumilang

Video | Jum'at, 14 Juli 2023 | 15:00 WIB

Datang 2 Kali, Lucky Hakim Ungkap di Ponpes Al Zaytun Ada Kapal Laut hingga Masjid Megah

Datang 2 Kali, Lucky Hakim Ungkap di Ponpes Al Zaytun Ada Kapal Laut hingga Masjid Megah

Entertainment | Jum'at, 14 Juli 2023 | 15:00 WIB

Profil Lucky Hakim, Ikut Terseret Gegara Hubungannya Dengan Panji Gumilang

Profil Lucky Hakim, Ikut Terseret Gegara Hubungannya Dengan Panji Gumilang

News | Jum'at, 14 Juli 2023 | 14:53 WIB

Terkini

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Prabowo Sebut NU Ada di Mana-mana: Kabinet Merah Putih Banyak NU, Tak Pernah Kalah

Prabowo Sebut NU Ada di Mana-mana: Kabinet Merah Putih Banyak NU, Tak Pernah Kalah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:52 WIB

4 Fakta Menarik Jelang Portugal vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026, Ronaldo dalam Tekanan Mental

4 Fakta Menarik Jelang Portugal vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026, Ronaldo dalam Tekanan Mental

Bola | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:51 WIB

Deddy Sitorus Tantang Gibran Klarifikasi Dugaan Suap ke Pengurus BEM UBK

Deddy Sitorus Tantang Gibran Klarifikasi Dugaan Suap ke Pengurus BEM UBK

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:51 WIB

Kabar Gembira bagi Driver Ojol! Gojek-Grab Turunkan Potongan Jadi 8 Persen Mulai 1 Juli

Kabar Gembira bagi Driver Ojol! Gojek-Grab Turunkan Potongan Jadi 8 Persen Mulai 1 Juli

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:51 WIB

Kemampuan Bahasa Inggris Indonesia Masih Rendah, Tertinggal di Peringkat 80 Dunia

Kemampuan Bahasa Inggris Indonesia Masih Rendah, Tertinggal di Peringkat 80 Dunia

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:47 WIB

Menggugat Kolonialisme di Kursi Terdakwa: Soekarno dalam Pledoi 1930

Menggugat Kolonialisme di Kursi Terdakwa: Soekarno dalam Pledoi 1930

Your Say | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:45 WIB

Pasien JKN Rasakan Manfaat Radioterapi Canggih, Pelayanan Cepat dan Akses Semakin Mudah

Pasien JKN Rasakan Manfaat Radioterapi Canggih, Pelayanan Cepat dan Akses Semakin Mudah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:42 WIB

KPK Dalami Peran PT Infinity di Kasus Suap Impor Bea Cukai, Diduga Serupa Blueray Cargo

KPK Dalami Peran PT Infinity di Kasus Suap Impor Bea Cukai, Diduga Serupa Blueray Cargo

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:40 WIB

Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara

Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:40 WIB