Pengalaman tak mengenakkan pernah dirasakan oleh eks Borneo FC Julien Faubert. Winger asal Prancis ini pada 2018 putuskan lanjutkan karier ke Liga Indonesia dengan membela Pesut Etam, julukan Borneo FC.
Faubert direkrut Borneo FC dari klub liga Finlandia, Inter Turku. Di Borneo FC, Faubert mengoleksi 3 gol dari 15 pertandingan. Bergabung pada Januari 2018, Faubert meninggalkan Indonesia pada Juli 2018.
Sebelum gabung ke Borneo FC, Faubert sempat digadang-gadang jadi salah satu pemain bersinar milik timnas Prancis. Apalagi ia menimba ilmu sepak bola di akademi Cannes, tempat yang sama Zinedine Zidane belajar sepak bola.
Setelah sempat memperkuat Bordeaux, Faubert mendapat kesempatan bermain di Real Madrid. Saat itu ia rekrut pada 2009 dengan status pinjaman dari West Ham United.
Nahas bagi Faubert, keputusan untuk bermain di Real Madrid justru jadi pembuka pintu kegagalannya di lapangan sepak bola. Faubert baru-baru dalam wawancara dengan media Spanyol, Marca ungkap faktor yang membuatnya tak bersinar di Real Madrid.
Menurut Faubert, ada satu pemain yang membuatnya tak bisa tunjukkan skill bersama Real Madrid, yakni Arjen Robben.
Faubert menyebut bahwa Robben yang membuatnya tak mendapat kesempatan bermain di Real Madrid.
"Saya tidak memiliki kesempatan untuk menunjukkan apa yang bisa saya lakukan di lapangan. Saya banyak berlatih, tetapi Robben bermain di posisi saya," ungkap Faubert.
Faubert pun membantah bahwa ia tak banyak mendapat kesempatan bermain karena postur tubuhnya yang gemuk, berbeda dengan Robben yang terlihat lebih ramping dan proposional.
"Saya tidak pernah menjadi pemain kurus atau gemuk. Saya bugar tapi jersey warna putih (Real Madrid) akan membuat Anda terlihat gemuk," katanya.