Penampakan Rumah Sakit Preah Ket Mealea Kamboja yang Jadi Tempat WNI Jual Ginjal Ilegal

Suara Moots | Suara.com

Sabtu, 22 Juli 2023 | 08:26 WIB
Penampakan Rumah Sakit Preah Ket Mealea Kamboja yang Jadi Tempat WNI Jual Ginjal Ilegal
Penampakan Rumah Sakit Preah Ket Mealea Kamboja yang Jadi Tempat WNI Jual Ginjal Ilegal. (Facebook)

Rumah sakit di Kamboja yang bernama Preah Ket Mealea jadi tempat untuk warga negara Indonesia (WNI) untuk jual ginjal ilegal. Nama rumah sakit ini terkuak setelah Polda Metro Jaya membongkar sindikat perdagangan ginjal manusia. 

Tim penyelidik memperoleh fakta bahwa ginjal ilegal dijual ke Kamboja dan diterima oleh salah satu rumah sakit yakni Preah Ket Mealea Hospital.

Temuan tersebut dibenarkan oleh Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi di Jakarta, Jumat (21/7/2023).

Rumah sakit tersebut turut menerima beberapa buah ginjal ilegal yang dipasarkan oleh sindikat dari Indonesia. Adapun polisi mencatat ada 122 WNI yang melakukan transplantasi ginjal ilegal.

Rumah sakit Preah Ket Mealea berlokasi di 5 France St. (47), Phnom Penh, Kamboja. Dikutip dari informasi di Facebook Preah Ket Mealea, disebutkan bahwa rumah sakit ini merupakan rumah sakit terbesar yang melayani pasien militer dan sipil. 

"The biggest RCAF hospital, serving military and civilians with taking care," tulis keterangan Facebook rumah sakit tersebut. 

Pada tampilan header Facebook rumah sakit itu terpampang foto para pejabat militer Kamboja tengah berfoto dengan pejabat militer Cina. 

Facebook Preah Ket Mealea Hospital sudah memiliki 2,5 ribu pengikut. Namun, laman Facebook itu sudah tak lagi aktif. 

Postingan terakhir laman Facebook ini pada 6 September 2015 yang unggah foto soal kerjasama rumah sakit militer di Amerika Serikat. 

Sementara jika menelusuri via Google Image cukup banyak foto kondisi rumah sakit Preah Ket Mealea. Ada foto tampak depan rumah sakit tersebut, ada juga foto para pekerja bangunan sedang melakukan renovasi di rumah sakit tersebut. 

Nah, informasi sesuai dengan pengakuan dari Hanim, pria asal Subang yang jadi anggota sindikat penjualan ginjal manusia. 

Hanim seperti dikutip dari Suara.com, mengaku bahwa ia membohongi istri dengan mengaku bekerja proyek di Kamboja. 

"Di rumah sakit itu kan ada proyek juga, kalau ibaratnya keluarga video call, ya saya ke proyek itu," kata Hanim. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hanim Anggota Sindikat Penjualan Ginjal, Pernah Jadi Korban Kini Pelaku: Bohongi Istri Ngaku Kerja Proyek di Kamboja

Hanim Anggota Sindikat Penjualan Ginjal, Pernah Jadi Korban Kini Pelaku: Bohongi Istri Ngaku Kerja Proyek di Kamboja

Bekaci | Sabtu, 22 Juli 2023 | 08:10 WIB

Cerita Hanim,Pria Asal Subang, Bermula Jadi Korban hingga Gabung dalam Sindikat Perdagangan Ginjal di Kamboja

Cerita Hanim,Pria Asal Subang, Bermula Jadi Korban hingga Gabung dalam Sindikat Perdagangan Ginjal di Kamboja

News | Jum'at, 21 Juli 2023 | 22:49 WIB

Mengenal RS Preah Ket Meala, Rumah Sakit Kamboja Tempat WNI Jual Ginjal Ilegal

Mengenal RS Preah Ket Meala, Rumah Sakit Kamboja Tempat WNI Jual Ginjal Ilegal

News | Jum'at, 21 Juli 2023 | 19:18 WIB

Terungkap Perdagangan Ginjal WNI di Kamboja Ternyata Dilakukan di Rumah Sakit Militer

Terungkap Perdagangan Ginjal WNI di Kamboja Ternyata Dilakukan di Rumah Sakit Militer

Video | Jum'at, 21 Juli 2023 | 16:30 WIB

Bukan Cuma di Bekasi, Sindikat Perdagangan Ginjal Jaringan Kamboja Ternyata Punya Markas di Cilebut

Bukan Cuma di Bekasi, Sindikat Perdagangan Ginjal Jaringan Kamboja Ternyata Punya Markas di Cilebut

News | Jum'at, 21 Juli 2023 | 15:58 WIB

Terkini

Menggugat Integritas di Balik Tanding Ulang LCC Empat Pilar MPR RI

Menggugat Integritas di Balik Tanding Ulang LCC Empat Pilar MPR RI

Your Say | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:05 WIB

BNN Sita Narkotika Senilai Rp211,4 Miliar dalam Operasi Saber Bersinar

BNN Sita Narkotika Senilai Rp211,4 Miliar dalam Operasi Saber Bersinar

Foto | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:03 WIB

BUMN RI Mulai Ekspor Keahlian Energi Terbarukan ke Luar Negeri

BUMN RI Mulai Ekspor Keahlian Energi Terbarukan ke Luar Negeri

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:03 WIB

Terpopuler: Chery Q Bikin Heboh, MG Terancam

Terpopuler: Chery Q Bikin Heboh, MG Terancam

Otomotif | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:00 WIB

Putra Bojan Hodak Resmi Dipanggil Timnas Malaysia U-19 untuk Piala AFF U-19 2026

Putra Bojan Hodak Resmi Dipanggil Timnas Malaysia U-19 untuk Piala AFF U-19 2026

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:00 WIB

Merasa Kosong di Tengah Keramaian: Membaca Rasa Sepi di The Great Gatsby

Merasa Kosong di Tengah Keramaian: Membaca Rasa Sepi di The Great Gatsby

Your Say | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:00 WIB

13 Minutes: Pacuan Adrenalin di Tengah Kepungan Tornado, Malam Ini di Trans TV

13 Minutes: Pacuan Adrenalin di Tengah Kepungan Tornado, Malam Ini di Trans TV

Entertainment | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:00 WIB

HP Midrange Honor Bawa Baterai 12.000 mAh dan Chip Anyar Dimensity, Performa Kencang

HP Midrange Honor Bawa Baterai 12.000 mAh dan Chip Anyar Dimensity, Performa Kencang

Tekno | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:00 WIB

Poin Revisi UU HAM, Wamen HAM: Pembela HAM Tidak Bisa Dikriminalisasi

Poin Revisi UU HAM, Wamen HAM: Pembela HAM Tidak Bisa Dikriminalisasi

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:58 WIB

Bongkar LHKPN AKP Deky: Kasat Narkoba yang Dipecat karena Beking Bandar Ternyata Punya Harta Rp1 M

Bongkar LHKPN AKP Deky: Kasat Narkoba yang Dipecat karena Beking Bandar Ternyata Punya Harta Rp1 M

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:58 WIB