Jenis-jenis tes DNA, yakni tes diagnostik, presimptomatik, pengujian pembawa, farmakogenetik, tes pralahir, skrining bayi baru lahir, dan tes pra-implantasi.
Cara kerja tes DNA diawali dengan pengambilan sampel. Bisa dari darah, air liur, dan rambut.
Ketiga metode pengambilan sampel itu yang paling lazim dilaksanakan.
Pengambilan sampel juga bisa dilakukan dari cairan ketuban atau jaringan lain.
Untuk mendapatkan hasil tes DNA dibutuhkan waktu beberapa minggu hingga bulan. Ini lantaran pengecekan tes DNA memiliki tingkat kerumitan yang cukup tinggi.