Jurgen Klinsmann pelatih Korsel kembali mengeluarkan pernyataan kontoversial. Alih-alih sadar bahwa ia tengah jadi sorotan tajam publik Korsel, Klinsmaan kembali tegaskan siap untuk dipecat.
Terbaru, pelatih asal Jerman itu malah menuding balik media dan netizen Korsel untuk bisa berikan aura positif dibanding menyalahkan dirinya sebagai pelatih.
“Menjelang kompetisi besar, Piala Asia, atau Piala Dunia, penting bagi semua orang untuk membangun semangat positif. Para suporter, media, dan tim," ucap Klinsmann dikutip dari KBS.
Klinsmaan malah mengancam balik jika hal itu tak berjalan dengan baik, maka silahkan jika PSSI-nya Korsel mencari pelatih baru.
"Tentu saja, jika tidak berjalan dengan baik, ada cukup waktu untuk mengkritik atau memecat pelatih, atau lakukan apa pun yang kamu mau," sambungnya.
Lebih lanjut eks pelatih Amerika Serikat itu mencontohkan bahwa Jerman mengalami kondisi buruk saat media dan suporter ramai-ramai berikan aura negatif untuk tim.
"Untuk membangun sebuah turnamen, khususnya timnas, butuh bantuan dari fans, media, untuk percaya dan membangun momentum positif. Kalau sebaliknya, yang terjadi seperti Jerman di Piala Dunia 2022," ungkap Klinsmann.
"Setelah kami gagal, maka Anda tentu bisa mengkritik, atau memecat pelatih, atau apa pun yang Anda inginkan. Namun persiapan untuk turnamen ini harus positif," tambahnya lagi.
Kondisi ini membuat publik sepak bola Korsel bereaksi keras kepada Klinsmann. Rumor menyebutkan bahwa Jurgen Klinsmann didesak untuk dipecat sebagai pelatih Korsel.
Baca Juga: Pemain Timnas yang Tersandung Kasus Video Syur seperti Rebecca Klopper, Ada Anak Asuh Shin Tae-yong
Rumor ini tentu saja menimbulkan kekhawatiran bagi Timnas Indonesia. Bukan tidak mungkin Korsel memanggil pulang Shin Tae-yong.
Apalagi bersama Timnas Indonesia, Shin Tae-yong torehkan catatan apik meski belum memberikan gelar.
Dalam rentang waktu 2 tahun, proses perbaikan Timnas Indonesia nyata dilakukan oleh Shin Tae-yong. 'Prestasi' STY mampu membuat rangking FIFA Timnas Indonesia terus mengalami kenaikan.
Pada September 2021, rangking Timnas ada di posisi ke-175, lalu naik menjadi posisi ke-165 pada Oktober 2021. Agustus 2022, STY bawa Timnas Indonesia duduki rangking 155.
Juli 2023, Timnas Indonesia berada di posisi ke-150 dan September 2023 berada di tempat ke-147. Artinya dalam waktu 2 tahun, STY mampu membawa Timnas Indonesia naik 28 peringkat.
Selain itu, faktanya Shin Tae-yong jadi pelatih pertama di sejarah Timnas Indonesia yang mampu membawa tiga tim lolos putaran final Piala Asia, tim U-20, tim U-23 dan tim senior.