Saat itu, kontrak Eka memang sudah habis. Manajemen menurut Eka sempat mengatakan secara lisan bahwa ia akan dipertahankan. Namun, manajemen sibuk mengurus perekrutan pemain baru.
"Pada waktu itu lebih karena kurang nyaman saja sih. Inti permasalahannya mungkin kurang komunikasi pada waktu itu, ketika Persib melakukan perekrutan pemain," ungkap Ebol.
"Karena kesibukan manajemen merekrut pemain baru, pemain-pemain ini ingin dipastikan dulu nasibnya karena seperti tahun-tahun sebelumnya, biasanya setelah kompetisi selesai masih ada sisa kontrak selama tiga bulan, jadi ketika kembali latihan pun tidak masalah karena masih ada kewajiban untuk latihan," jelasnya.
"Yang saya ingat memang kontrak saya habis, tapi secara lisan dipertahankan. Maksud saya, pemain yang dipertahankan ini, harusnya didahulukan karena tidak menutup kemungkinan juga, pemain-pemain ini bisa pergi kalau tidak dipertahankan," tambahnya.