Sepanjang sejarahnya Timnas Indonesia silih berganti sempat dilatih oleh pelatih asing. Pelatih asing pertama yang melatih Timnas Indonesia berasal dari Singapura, Choo Seng-quee.
Uncle Choo begitu sapaan akrabnya melatih Timnas Indonesia dari periode 1951 hingga 1953. Meski melatih Timnas Indonesia di kondisi sepak bola dalam negeri belum stabil, ia cukup memiliki kenangan baik.
Jika Uncle Choo mungkin tidak terlalu memiliki memori bagi suporter Timnas Indonesia, sejumlah pelatih asing lainnya di era 70 hingga 2000-an memiliki tempat tersendiri bagi publik.
Siapa saja mereka? Berikut 5 pelatih asing Timnas Indonesia yang begitu dicintai suporter:
Salah satu pelatih asing yang kerap dibicarakan oleh suporter Timnas Indonesia ialah sosok satu ini, Antun Pogacnik.
Timnas Indonesia boleh dibilang cukup beruntung pernah dilatih oleh pelatih asal Yugoslavia ini. Pogacnik melatih Indonesia pada periode 1954 hingga 1963.
Pogacnik dianggap tokoh sentral dan bapal sepak bola modern Indonesia. Era kejayaan Timnas pada 1950-an tak lepas dari tangan dingin Pogacnik.
Sayang pelatih yang dimakamkan di Bali ini sempat tersandung kasus suap di akhir kariernya. Padahal sejumlah prestasi diberikan untuk Timnas Indonesia seperti mengantarkan tim U-20 juara Piala Asia 1961.
Baca Juga: Kontrak Shin Tae-yong Segera Berakhir, Ini 7 Prestasinya Bersama Timnas Indonesia
Kesuksesan Antun Pogacnik sempat membuat PSSI kembali menunjuk pelatih dari Eropa Timur yakni Anatoli Polosin. Sama seperti Pogacnik, Polosin kerap muncul di perbincangan suporter Timnas Indonesia.
Pada SEA Games 1991, Polosin diangkat oleh PSSI sebagai pelatih Timnas Indonesia. Ia pelatih bertangan besi. Fisik para pemain Timnas Indonesia digembleng habis-habisan oleh pelatih asal Rusia itu.
Hasilnya, Polosin bisa membuat para pemain Timnas Indonesia di era itu bisa berlari 4 km dalam waktu 15 menit. Itu artinya standar VO2Max pemain pun sudah sesuai dengan pemain Eropa.
Gemblengan dari Polosin berbuah manis. Pada SEA Games 1991, Timnas Indonesia berhasil meraih medali emas, prestasi yang baru bisa diulangi pada SEA Games 2023 lalu.