Selanjutnya ada mendiang Alfred Riedl. Pelatih asal Austria ini juga memiliki tempat tersendiri bagi suporter Timnas Indonesia. Riedl ditunjuk menjadi pelatih Timnas Indonesia pada 2010.
Sayangnya, Riedl melatih Timnas Indonesia saat PSSI mendapat sanksi dari FIFA akibat kasus dualisme kepengurusan.
Riedl juga sempat melatih Timnas Indonesia pada 2014 hingga 2016. Salah satu memori yang tak bisa dilupakan suporter dengan sosok Riedl ialah saat Piala AFF 2010.
Timnas Indonesia hampir menjadi juara di kompetisi itu andai tak dikalahkan secara mengejutkan di Stadion Bukit Jalil oleh Malaysia.
Prestasi terbaik Riedl ialah mengantar Timnas Indonesia menduduki posisi runner up di 2010 dan 2016.
Eks pemain Real Madrid dan Barcelona, Luis Milla juga masuk dalam kategori pelatih asing yang begitu dicintai publik sepak bola nasional.
Milla memiliki pesona tersendiri hingga bisa menarik perhatian publik sepak bola. Milla memiliki filosofi sepak bola yang begitu kuat.
Ia juga dikenal sebagai sosok pelatih asing yang tak pelit ilmu dan kerap membagikan pengalamannya bermain di Eropa. Sayang kegagalan di Asian Games 2018 membuat Milla bercerai dengan Timnas Indonesia.
Baca Juga: Kontrak Shin Tae-yong Segera Berakhir, Ini 7 Prestasinya Bersama Timnas Indonesia
Luis Milla sempat melatih di Persib bahkan sampai menorehkan rekor kemenangan bagi Maung Bandung. Akan tetapi karena urusan keluarga, Milla akhirnya memilih mundur dan digantikan oleh Bojan Hodak.
Nama terakhir tentu saja pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Saat ini Shin Tae-yong tengah dirumorkan akan hengkang dari Timnas.
Hal ini lantaran kontraknya yang akan berakhir pada Desember 2023. Publik sepak bola Indonesia beberapa hari lalu sudah mendesak PSSI untuk segera memperpanjang eks pelatih timnas Korsel itu.
Apalagi ada kekhawatiran, Shin Tae-yong akan kembali melatih Korsel karena muncul rumor pelatih Jurgen Klinsmann akan dipecat.