Sebanyak 12 taletn atau pemeran film dewasa garapan rumah produksi (production house/PH) di Jakarta Selatan yang memenuhi panggilan polisi, turut menjalani tes urine.
"Tes urine kita lakukan terhadap 8 talent wanita dan 4 talent pria yang hadir dalam pemeriksaan pada hari ini," kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak, Selasa (19/9/2023).
Ade Safri menjelaskan, tes urine itu bukan mengecek terkait HIV. Melainkan memastikan ada atau tidaknya dari para talent tersebut yang menggunakan narkoba.
"Tes urine (untuk mengetahui) apakah yang bersangkutan menggunakan obat seperti itu, juga dugaan penggunaan narkotika atau psikotropika. Bukan (cek HIV)," jelasnya.
Ade Safri menambahkan, hasil tes urine para pemeran PH film porno di Jaksel itu belum bisa disampaikan saat ini. Sebab, masih harus dicek di laboratorium.
"Nanti kami akan kirimkan ke laboratorium forensik untuk diperiksa secara mendalam," ucapnya.
Sementara itu, Acong Latief membenarkan bahwa kliennya Caca Novita yang hadiri pemeriksaan hari ini, turut di tes urine.
Selain Caca Novita, ada pula Virly Virginia dan Bima Prawira yang juga diperiksa dan dites urine.
"Tes urine semuanya. Tadi kalau nggak salah, yang di sini ada tiga ya. Ada Virly, Bima sama Caca," ungkap Acong Latief di Polda Metro Jaya.
Baca Juga: Pengakuan Sonny Tulung soal Irwansyah Sutradara PH Film Dewasa: Dari Dulu Fokusnya Komedi Nakal