Timnas Indonesia U-24 sukses meraih kemenangan 2-0 atas Kirgistan di match pertama babak fase grup F cabor sepak bola Asian Games 2022, Selasa (19/9).
Menghadapi Kirgistan di Zhejiang Normal University East Stadium, dua gol kemenangan Timnas Indonesia U-24 dicoret oleh dua pemain yang sebelumnya 'terbuang', Ramai Rumakiek dan Hugo Samir.
Kemenangan ini membuat Timnas Indonesia U-24 bersama Korut mengemas 3 poin dan memuncaki klasemen grup F cabor sepak bola Asian Games 2022.
Di balik kemenangan Timnas Indonesia U-24 2-0 atas Kirgistan muncul fakta-fakta menarik, apa saja itu? Berikut ulasannya:
Akhir puasa gol Ramai Rumakiek
Gol pertama Timnas Indonesia U-24 ke gawang Kirgistan dicetak oleh pemain Persipura, Ramai Rumakiek di menit ke-58. Gol pemain Papua ini tercipta dengan cara yang indah.
Berawal dari permainan satu dua, Rumakiek akselerasi melewati tiga pemain Kirgistan dan diakhiri dengan sepakan roket tanpa bisa dibendung kiper Kirgistan.
Ramai Rumakiek mengakhiri puasa golnya untuk Timnas Indonesia. Ia terakhir mencetak gol untuk Timnas Indonesia 21 bulan lalu tepatnya pada laga melawan Timor Leste pada 30 Januari 2022.
Yang menarik, Ramai Rumakiek sempat dihukum oleh Shin Tae-yong pada 2022 karena menolak membela Timnas Indonesia.
Baca Juga: Gol Ramai Rumakiek dan Hugo Samir Bawa Timnas Indonesia U-24 Unggul Atas Kirgistan
"Rumakiek tidak bisa main di SEA Games. Kami sudah melayangkan surat pemanggilan, dia tidak respons sama sekali, jadi saya harus berikan sanksi kepada Rumakiek," ujar Shin Tae-yong saat itu.
Comeback Hugo Samir
Sementara gol kedua dari Timnas Indonesia U-24 dicetak oleh Hugo Samir, putra dari eks pelatih Persebaya Jacksen F Tiago.
Yang menarik dari sosok Hugo Samir ialah dia merupakan pemain yang pernah kena sanksi dari Komdis PSSI. Hukuman untuk Hugo Samir cukup berat.
Hugo Samir dilarang bermain selama setahun dan harus membayar denda Rp5 juta. Dia didakwa menendang wasit.
Kemenangan Kedua Timnas Indoensia