Pemain Borneo FC, Stefano Lilipaly menjadi salah satu pemain yang tampil mentereng di Liga 1 2023/2024 namun tidak dipanggil untuk membela Timnas Indonesia pada laga kontra Brunei Darussalam di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Meski mempunyai statistik mentereng, Stefano Lilipaly tak dipanggil Shin Tae-yong untuk membela laga kontra Brunei Darussalam. Atas keputusan tersebut, banyak yang beranggapan juru taktik asal Korea Selatan itu membuat keputusan yang blunder.
Sebab, Stefano Lilipaly tidak ada dalam daftar 26 pemain yang dipanggil untuk membela Timnas Indonesia melawan Brunei Darussalam pada 12 dan 17 Oktober 2023 mendatang.
Meski Timnas Indonesia hanya akan menghadapi Brunei Darussalam, absennya Stefano Lilipaly dalam 26 nama Skuad Garuda tetap mengundang tanda tanya besar.
Tanda tanya tersebut muncul lantaran Stefano Lilipaly belakangan sedang berada dalam performa terbaiknya secara individu yang berdampak pada kemajuan Borneo FC.
Dari 15 pertandingan yang dijalani Stefano Lilipaly, ia berhasil mencatatkan enam gol dan delapan assist pada Liga 1 musim ini.
Artinya, jika dikalkulasikan Stefano Lilipaly telah memberi kontribusi 14 gol dari 22 gol atau sekitar 63 persen dari jumlah gol yang dicetak Borneo FC di Liga 1 2023/2024 sejauh ini.
Catatan gol Lilipaly itu membuatnya menjadi salah satu pemain lokal tersubur dengan enam gol, mengungguli Ramadhan Sananta dan Mohammad Khanafi yang hanya mencetak lima gol di Liga 1 2023/2024 hingga pekan ke-15.
Stefano Lilipaly juga tercatat sebagai pemain lokal dengan catatan assist terbanyak di Liga 1 2023/2024 hingga pekan ke-15.
Karena gol dan assist sumbangsih Stefano Lilipaly, Borneo FC pun mampu duduk nyaman di puncak klasmen sementara dan menjadi kandidat juara pada musim ini.
Blunder Shin Tae-yong?
Catatan memukau itu pun membuat absennya Stefano Lilipaly dari pemanggilan Timnas Indonesia membuat banyak pihak meyakini Shin Tae-yong melakukan blunder.
Terlebih lagi, Shin Tae-yong justru memanggil para pemain yang secara performa tengah menurun drastis untuk pra Kualifikasi Piala Dunia 2026 kontra Brunei.
Sebut saja nama-nama seperti Syahrul Trisna, Witan Sulaeman, dan Dimas Drajad yang secara performa angin-anginan di Liga 1 2023/2024.
Belum lagi dengan keputusan Shin Tae-yong memanggil Hokky Caraka yang secara statistik juga tak mentereng di level klub dan tim nasional.