Militer Israel terus menggempur tanah Palestina dengan serangan rudal. Mengutip laporan Aljazeera, per hari ini, Senin (9/10), serangan rudal terus ditembakkan militer Israel ke Gaza, Palestina.
Laporan terakhir juga menyebutkan bahwa 100ribu tentara cadangan Israel telah disiapkan di dekat kota Gaza, Palestina. Sebelumnya Israel secara resmi menyatakan perang terhadap kelompok Hamas Palestina.
Kondisi perang yang dialami oleh rakyat Palestina mengundang rasa simpatik dari seluruh dunia. Salah satu pemain Bali United asal Palestina, Mohammed Rashid di akun Instagram miliknya membuat pernyataan tegas soal kondisi negaranya saat ini.
Menurut Rashid, semua orang yang berkomentar soal konflik Israel Palestina harus lebih dahulu mengetahui akar masalah. Ia meminta publik tidak terpengaruh dengan banyaknya berita salah soal konflik ini.
"Look at the root of the problem before judging what's happening! Know the truth and stop falling for the false news," tulis pemain Bali United itu dengan menyematkan bendara Palestina.
Pada postingan selanjutnya, Rashid mengunggah ulang pernyataan dari Mohammed El-Kurd, penulis Jerusalemite. Di postingan itu disebutkan soal Israel yang mencaplok tanah Palestina, aksi kekejaman tentara Israel kepada orang Palestina hingga blokade dari pihak Israel.
Aksi militer Israel ke Palestina menewaskan ratusan warga sipil. Serangan rudal Israel ke Palestina menyebabkan 230 orang tewas dan 1000 lainnya terluka.
Serangan rudal Israel ini sebagai bentuk balasan setelah sebelumnya pihak HAMAS disebut telah melakukan serangan militer dari darat, udara dan laut hingga sebabkan 250 warga Israel dilaporkan tewas.
Selain itu, 1000 orang Israel juga dilaporkan luka-luka setelah HAMAS menembakkan 3000 roket dari Gaza ke wilayah Israel. Akibat serangan ini, sejumlah warga juga diminta mengungsi oleh tentara Israel.
Para warga Israel yang berada di 7 wilayah berbeda di Gaza seperti dikutip dari laporan BBC diminta untuk meninggalkan rumah mereka dan berlindung ke tempat penampungan.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa pihaknya akan terus berperang melawan Hamas sebagai bentuk balasan karena telah menewaskan warga mereka.
"Pagi ini Hamas melancarkan serangan mendadak yang mematikan terhadap negara Israel dan warganya," kata Netanyahu.