Saipul Jamil menyebutkan bahwa Dewi Perssik masuk dalam kategori penyebar berita hoaks.
Bahkan, Saipul Jamil mengaku bahwa laporan kepada polisi ini dibuat karena merasa difitnah oleh Dewi Perssik beberapa waktu lalu.
Saipul Jamil memberikan pesan kepada Dewi Perssik untuk tidak selalu berkata bohong di media sosial. Bahkan ia meminta masyarakat untuk merekam semua perkataan Dewi Perssik jika berkata bohong.
“Gini sekarang kalau si Depe ini ngomongnya ngawur ngalor ngidul rekam guys, rekam saat dia menjanjikan sesuatu rekam nanti kalau dia berdusta itu bisa dilaporkan sebagai pembohongan publik,” ujar Saipul Jamil, dikutip Senin (9/10/2023).
“Seperti dia juga pernah ngomong gaji seorang pilot sekian ratus juta, nyatanya kan istri pilot yang maskapainya sama bilang nggak sampai segitu,” lanjutnya.
Dewi Perssik diminta Saipul Jamil untuk tidak banyak berbohong karena hal tersebut termasuk penyebaran berita hoax karena terdapat pasal untuk hal tersebut.
“Makanya sekarang jangan ngomong bohong di medsos itu karena ada hukumnya penyebaran berita hoax,” ujar Saipul Jamil.
Selain itu, Saipul juga menyampaikan agar Dewi Perssik tidak melakukan fitnah di media sosial karena perbuatan tersebut masuk kategori pencemaran nama baik.
Adanya hal ini, Bang Ipul meminta kepada seluruh pengguna media sosial untuk berhati-hati dalam berbicara.
Baca Juga: Sering Bohong di Medsos, Saipul Jamil minta Dewi Perssik Jujur: Dia Penyebar Berita Hoax
Mengingat bahwa rekam jejak digital itu sudah pasti ada jika kita bersikap kurang bijak di media sosial dan hal tersebut bisa dijadikan bukti.
“Sama jangan ngomong fitnah itu juga pencemaran nama baik, kalau pencemaran kejujuran nggak ada. Makanya buat Anda semua kalau ngomong di medsos itu harus jujur nggak boleh ngadi-ngadi,” papa Saipul Jamil.
“Karena bagaimanapun rekam jejak itu pasti ada. Seperti saya dibilang KDRT ternyata yang KDRT dia rekam jejaknya ada,” sambungnya.