Bergeser ke benua Eropa, Timnas Indonesia memiliki pemain lokal yang berkiprah di kasta kedua Belgia, yakni Marselino Ferdinan.
Pemain yang baru berusia 19 tahun itu sudah berseragam KMSK Deinze sejak awal tahun 2023. Ia pun beberapa kali jadi andalan saat tim kasta kedua Belgia itu bertanding.
5. Sandy Walsh (KV Mechelen)
Di Belgia, Marselino Ferdinan tak sendiri. Ia ditemani oleh Sandy Walsh yang membela tim kasta teratas, yakni KV Mechelen.
Pemain yang baru dinaturalisasi pada November 2022 kemarin itu memang menjalani kariernya di Belgia. Selain KV Mechelen, ia pernah bermain di Anderlecht, KRC Genk, dan Zulte Waregem.
6. Asnawi Mangkualam (Jeonnam Dragons)
Asnawi Mangkualam merupakan salah satu pemain lokal yang berkiprah di Korea Selatan, tepatnya di kasta kedua bersama Jeonnam Dragons.
Ia sendiri sudah berkarier di Korea Selatan terhitung sejak tahun 2021 lalu, saat bergabung dengan klub kasta kedua lainnya, Ansan Greeners.
7. Saddil Ramdani (Sabah FC)
Baca Juga: 4 Rekor Kemenangan Terbesar Timnas Indonesia vs Brunei Darussalam, Pasukan STY Sukses Cetak 7 Gol
Tak hanya Jordi Amat saja yang berkarier di Liga Malaysia, Timnas Indonesia juga memiliki pemain lokal yang bermain di negeri tetangga, yakni Saddil Ramdani.
Eks Persela Lamongan ini terhitung sudah bermain di Sabah FC selama dua tahun, sejak ia bergabung pertama kali pada tahun 2021 lalu.
8. Rafael Struick (ADO Den Haag)
Shin Tae-yong juga memanggil penyerang muda dari klub Belanda, ADO Den Haag, yakni Rafael Struick untuk menghadapi Brunei Darussalam.
Rafael Struick merupakan pilihan utama Shin Tae-yong di level senior dan kelompok umur. Di level senior, ia telah mencatatkan dua penampilan yakni saat melawan Palestina dan Argentina.