Ariel NOAH buka suara awal mula ia gabung ke Peterpan, dimulai saat ia bertemu dengan Lukman dan Andika. Ariel menceritakan momen-momen awal itu saat ia masih bersekolah di SMA 23 Bandung.
Diceritakan oleh Ariel bahwa sebenarnya ia sudah lebih dahulu menjalin hubungan pertemanan dengan Uki dan Muhammad Iqbal alias Qibil anggota band The Changcuters.
Ariel menyebut bahwa awalnya itu saat sekolah di SMA 23 Bandung, sering nongkrong di sebuah warung. Lukman saat itu kata Ariel, teman dari anak si pemilik warung.
Dari perkenalannya dengan Lukman itu, ia kemudian berkenalan dengan Andika. Bersama Uki, Ariel, Lukman dan Andika sempat manggung di salah satu cafe dan bazar di SMA 23 Bandung.
Setelah itu kata Ariel, mereka tak lagi manggung sampai akhirnya Andika menghubungi kembali dirinya. Andika kata Ariel memintanya untuk membantu band yang dibentuknya.
Andika saat itu kata Ariel memintanya untuk menjadi vokalis. Targetnya kata Ariel, band awal yang belum memiliki nama itu hanya ingin bisa manggung di cafe-cafe.
Andika itu menurut Ariel memiliki kemampuan untuk mengelola sebuah band. Andika yang mencari-cari tempat untuk band pertama mereka itu untuk manggung.
Diakui oleh Ariel saat mereka akhirnya manggung di salah satu cafe, ia kurang sreg. Hal ini lantaran Ariel kurang sreg dengan salah satu gitaris, hingga akhirnya Uki diminta untuk ikut membantu.
Di audisi pertama kali untuk manggung di sebuah cafe itu, kata Ariel band tersebut sudah bernama Peterpan. Diakui oleh Ariel, untuk nama Peterpan memang Andika yang mencarinya.
Baca Juga: Momen Ariel NOAH Kecup BCL Bikin Publik Heboh: Tanda-tanda Menuju Halal
"Memang Andika yang mencari nama itu (Peterpan)," kata Ariel seperti dikutip dari Youtube Ferdy ELEMENT, Jumat (13/10).
Di personel awal itu, Ariel, Andika dan Uki sampai akhirnya Lukman diajak. Setelahnya, Ariel mengatakan bahwa Reza akhirnya masuk sebagai drummer.
"Memang jika ngomongin Peterpan itu agak panjang," jelasnya.
Ariel menegaskan bahwa pernyataan Andika di Youtube Ferdy ELEMENT sebelumnya terlalu pendek hingga bisa membuat opini yang liar soal awal terbentuknya Peterpan.
"Makanya terlalu pendek, jadi bisa menciptakan opini yang liar. Makanya gw ngomong di situ itu untuk kepentingan yang lain-lain bukan kepentingan gw," kata Ariel.