Pemain keturunan Indonesia Million Manhoef menegaskan bahwa ia sangat nyaman dan ingin terus berkembang bersama timnas Belanda. Hal ini diungkap oleh striker Vitesse tersebut setelah melakoni pertandingan membela tim -21 Belanda melawan Gibralatar, Rabu (18/10) waktu setempat.
Belanda berhasil meraih kemenangan 5-0 atas Gibraltar pada babak kualifikasi Euro U-21 2025. Pada laga itu, Manhoef mencetak satu gol di laga ini.
Ia juga melepaskan satu tendangan akurat ke arah gawang dan sempat mencetak gol kedua, sayangnya wasit menganulir gol keduanya itu karena sepakan dari Manhoef belum menyentuh mistar gawang.
"Saat ini saya tidak yakin apakah bola berada di belakang garis, saya hanya melihatnya di gambar. Sayang sekali, (padahal) itu akan menjadi gol terbaik," ungkapnya seperti dikutip dari ESPN.
Lebih lanjut, Manhoef mengaku bahwa ia sangat senang bisa berkontribusi bersama tim U-21 Belanda. Ia pun mengaku sangat ingin lebih berkembang dan berkontribusi lebih.
"Lawan yang kami hadapi sejauh ini mungkin bukan yang terkuat di atas kertas. Namun, Anda tidak boleh meremehkan tim manapun. Terkadang Anda bermain melawan diri sendiri dan itu juga sulit,"
"Kami di sini bukan untuk memenangkan pertandingan. Setiap pertandingan adalah satu kesatuan tim. Kami harus menggunakan waktu ini untuk lebih mengenal satu sama lain," sambungnya.
Nama Million Manhoef jadi salah satu pemain keturunan Indonesia yang dipanggil oleh pelatih tim U-21 Belanda, Michael Reiziger. Selain, Manhoef, eks pemain Barcelona itu juga panggil Neraysho Kasanwirjo.
Pemanggilan Kasanwirjo ini menyusul tidak bisa bergabungnya Rav van den Berg. Bek Middlesbrough FC itu batal membela Belanda U-21 karena mengalami cedera.
Baca Juga: Breaking News! Jadi Incaran Shin Tae-yong, Ryan Flamingo Jalani Debut Bersama Belanda
"Neraysho Kasanwirjo yang bermain untuk SK Rapid Wien Austria menggantikan Van den Berg," tulis pernyataan resmi pihak KNVB seperti dikutip Moots.Suara.com dari onsoranje.nl, Selasa (17/10).
Sementara nama Manhoef sempat disebut oleh staf khusus Kemenpora yang mendata pemain diaspora, Hamdan Hamedan.
"Pernah sih percakapan striker. Salah satu yang saya sebut saat diskusi ini striker yang masih terbilang muda. Namanya Million Manhoef," kata Hamdan.
"Musim lalu dia gacor banget, 8-10 gol di Eredivisie, masih 21 tahun, tetapi sekarang sudah dipanggil Belanda," tambah Hamdan, dikutip dari kanal YouTube Spotify Indonesia.