Badai cedera tengah mengintai Timnas Indonesia menjelang pertandingan putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Ada beberapa pemain yang layak dipanggil untuk mengatasi krisis ini.
Sejauh ini, sudah ada lima nama pemain yang mengalami cedera bersama klubnya masing-masing. Mereka diragukan tampil bersama Timnas Indonesia saat menghadapi Irak pada Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Para pemain yang dimaksud ialah Marselino Ferdinan, Elkan Baggott, Ivar Jenner, Sandy Walsh, dan Egy Maulana Vikri. Shin Tae-yong perlu mempertimbangkan beberapa nama baru untuk dipanggil memperkuat tim Merah Putih.
Berikut tiga pemain baru yang layak dipanggil Shin Tae-yong untuk membantu Timnas Indonesia pada putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
1. Firza Andika
Absennya Yance Sayuri bersama Timnas Indonesia memang mengurangi stok pemain di sektor bek kiri. Oleh karena itu, salah satu nama yang layak untuk mendapatkan panggilan ialah Firza Andika.
Bek berusia 24 tahun ini tampil solid bersama Persija Jakarta di BRI Liga 1. Dia merupakan salah satu pemain andalan Thomas Doll yang nyaris tak tergantikan posisinya.
Sejauh ini, Firza sudah mengoleksi dua gol dan dua assist. Sebetulnya, dia juga sudah punya pengalaman internasional karena pernah membela Timnas Indonesia di kelompok usia muda.
Baca Juga: Harga Melambung, Pemkot Tanjungpinang Minta Masyarakat Berhemat Beras
Absennya Sandy Walsh tentu akan mengurangi kekuatan di bek kanan. Untuk mencari pemain yang bisa melapisi Asnawi Mangkualam, Shin Tae-yong layak mempertimbangkan Fajar Fathur Rahman.
Bersama Borneo FC di BRI Liga 1, Fajar tampil sangat konsisten. Bahkan, dia tak pernah tergantikan pada 17 pertandingan putaran pertama ini.
Kontribusinya memang hanya satu assist. Namun, jika memperhitungkan performa Fajar pada SEA Games 2022, dia layak dipanggil untuk mencatat debut di Timnas Indonesia senior.
Salah satu pemain lokal yang saat ini tengah memperlihatkan performa paling mentereng di BRI Liga 1 2023/2024 ialah Stefano Lilipaly. Dia jadi aktor penting di balik status Borneo FC sebagai juara paruh musim.
Menginjak usia 33 tahun, Stefano Lilipaly masih saja bermain istimewa. Pada musim ini saja, pemain kelahiran Belanda itu mampu mencetak sembilan gol dan delapan assist untuk Pesut Etam.