Fakta Miris Sepak Bola Putri Indonesia: Jadi yang Terbapuk di ASEAN, Kalah dari Timor Leste

Suara Moots

Rabu, 01 November 2023 | 17:09 WIB
Fakta Miris Sepak Bola Putri Indonesia: Jadi yang Terbapuk di ASEAN, Kalah dari Timor Leste
Timnas Putri Indonesia U-18 di Piala AFF U-18 2022. (PSSI)

Mandeknya kompetisi sepak bola putri Indonesia menyajikan sejumlah fakta yang menyedihkan. Sebab, dibandingkan negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) lainnya, Indonesia masuk kategori yang paling buruk.

Apabila membandingkan kompetisi antarnegara ASEAN dan jumlah kontestannya, maka Indonesia tak bisa berbuat apa-apa karena tak bisa disandingkan dengan negara-negara tersebut.

Saat ini, kompetisi sepak bola putri di Thailand dan Filipina menjadi wadah yang paling semarak di Asia Tenggara. Sebab, di dua negara ini, kompetisinya diikuti sebanyak 10 klub sepak bola putri.

Sementara itu, Kamboja, Laos, Vietnam, dan Singapura sama-sama memiliki kompetisi sepak bola putri yang diramaikan oleh delapan klub peserta. Adapun Malaysia, Myanmar, dan Timor Leste menggelar kompetisi yang diikuti enam kontestan.

Dibandingkan negara-negara di atas, Indonesia memang nasibnya paling miris. Bahkan, statusnya serupa dengan Brunei Darussalam yang sama-sama tak mempunyai kompetisi sepak bola putri.

Sebetulnya, PSSI pernah menyelenggarakan kompetisi sepak bola putri bertajuk Liga 1 Putri pada 2019 lalu. Sayangnya, itu menjadi musim pertama sekaligus terakhir bagi perhelatan tersebut.

Sebab, sejak saat itu, PSSI selalu batal menyelenggarakan Liga 1 Putri. Pada musim 2020 dan 2021, kompetisi ini batal digelar karena alasan pandemi Covid-19.

Adapun pada musim 2022 dan 2023, pihak federasi juga masih belum memberikan kejelasan soal titik terang penyelenggaraan kompetisi sepak bola putri. 

Hal ini tentu memunculkan pertanyaan besar di kalangan publik. Keseriusan PSSI membantu pengembangan sepak bola putri di Indonesia semakin diragukan karena tak ada inisiatif apa pun.

baca juga

Padahal, kompetisi menjadi sarana penting untuk membangun tim nasional yang tangguh. Tanpa adanya kompetisi, para pesepak bola putri Indonesia akan kesulitan mengembangkan potensinya.

Berikut jumlah klub di masing-masing liga sepak bola putri Asia Tenggara seperti dikutip dari @theaseanfootball:

10 Klub: Thailand, Filipina

8 Klub: Kamboja, Laos, Vietnam, Singapura

6 Klub: Malaysia, Myanmar, Timor Leste

Tidak Ada Kompetisi: Indonesia dan Brunei Darussalam

Kontributor: Muh Faiz Alfarizie

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah RI Dorong Kerjasama ASEAN-Jepang Ciptakan Kota Cerdas

Pemerintah RI Dorong Kerjasama ASEAN-Jepang Ciptakan Kota Cerdas

Bisnis | Minggu, 29 Oktober 2023 | 16:06 WIB

Mengenal 11 Pelatih Timnas di Asia Tenggara Per 2023, Didominasi Juruk Taktik Asing

Mengenal 11 Pelatih Timnas di Asia Tenggara Per 2023, Didominasi Juruk Taktik Asing

Sumut | Minggu, 29 Oktober 2023 | 17:00 WIB

5 Negara ASEAN yang Alami Penurunan Ranking FIFA, Termasuk Pesaing Timnas Indonesia

5 Negara ASEAN yang Alami Penurunan Ranking FIFA, Termasuk Pesaing Timnas Indonesia

Banten | Jum'at, 27 Oktober 2023 | 16:17 WIB

Terkini

Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah

Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:16 WIB

3 HP Oppo Spek Terbaik Paling Laris di Online Store Menurut Review Pembeli

3 HP Oppo Spek Terbaik Paling Laris di Online Store Menurut Review Pembeli

Tekno | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:15 WIB

Eks Bos Astra Infra Port Eastkal Dipanggil KPK dalam Dugaan Korupsi Investasi

Eks Bos Astra Infra Port Eastkal Dipanggil KPK dalam Dugaan Korupsi Investasi

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:10 WIB

6 Kulkas Hemat Listrik 1 Jutaan, Cocok untuk Anak Kos hingga Keluarga Kecil

6 Kulkas Hemat Listrik 1 Jutaan, Cocok untuk Anak Kos hingga Keluarga Kecil

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:10 WIB

Raih Rating Tertinggi, Six Singles Under One Roof Siapkan Musim Kedua

Raih Rating Tertinggi, Six Singles Under One Roof Siapkan Musim Kedua

Your Say | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:10 WIB

Kemendag Janji Akun Seller Tak Akan Diblokir Meski Belum Punya NIB

Kemendag Janji Akun Seller Tak Akan Diblokir Meski Belum Punya NIB

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08 WIB

Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026, Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia

Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026, Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia

Tekno | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:06 WIB

Marketplace Tak Bisa Lagi Naikkan Biaya Sepihak, Seller Kini Wajib Setujui Perubahan Kontrak

Marketplace Tak Bisa Lagi Naikkan Biaya Sepihak, Seller Kini Wajib Setujui Perubahan Kontrak

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:05 WIB

Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota

Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:05 WIB

Memahami Perbedaan Sepatu Lari Carbon Plate dan Biasa, Ketahui sebelum Upgrade

Memahami Perbedaan Sepatu Lari Carbon Plate dan Biasa, Ketahui sebelum Upgrade

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:00 WIB