moots

Dulu Ikut Dirikan PSSI, Klub Ini Kini Terdampar di Liga 3 dan Terancam Diskualiikasi

Suara Moots Suara.Com
Minggu, 26 November 2023 | 07:18 WIB
Dulu Ikut Dirikan PSSI, Klub Ini Kini Terdampar  di Liga 3 dan Terancam Diskualiikasi
PPSM Magelang ((Instagram/ppsm_mgl))

Salah satu klub pendiri PSSI, PPSM Magelang, sungguh tak mujur. Sudah hanya berlaga di Liga 3, kini mereka terancam didiskualifikasi pula karena ulah suporter.

Buntut keributan suporter yang terjadi di laga antara PPSM Magelang vs Persip Pekalongan di matchday terakhir Grup F Liga 3 zona Jateng, Asprov Jateng memberi hukuman berat.

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Moch Soebroto, Magelang, suporter masuk ke dalam pangan yang mengakibatkan pertandingan terhenti dan terjadi pemukulan pemain tim tamu oleh suporter PPSM serta intimidasi kepada perangkat pertandingan oleh panpel atau ofisial.

Imbas insiden ini, PPSM d sanksi diskualifikasi serta denda  Rp 45.000.000. Dan untuk musim depan PPSM tim tidak diperbolehkan menggelar pertandingan dengan penonton. 

Untuk PPSM sendiri juga dihukum laga usiran dengan jarak minimum 75 KM dari Kota Magelang untuk pertandingan musim depan.

Hukuman diskualifikasi dari Liga 3 ini membuat PPSM Magelang untuk membuka asa merangsek ke kompetisi kasta lebih atas sirna.

Padahal, PPSM punya sejarah panjang dan menjadi salah satu klub pendiri Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Profil PPSM Magelang

PPSM Magelang menjadi klub asal Jawa pertama yang didirikan. Klub ini tercatat sudah berdiri sejak 15 Maret 1919.

Baca Juga: JIS Dipakai Piala Dunia U-17, Anies Baswedan Buka Suara

PPSM Magelang juga eksis di era Perserikatan, tapi mereka gagal bersaing hingga ke kasta tertinggi di era lebih modern. Prestasi terbaik mereka adalah menjadi semifinalis Piala Indonesia 2012.

Dengan cikal bakal bernama Indonesische Voetbal Bond Magelang (IVBM). IVBM adalah salah satu klub yang ikut mendirikan PSSI dengan keikutsertaan E.A. Mangindaan dalam pembentukan PSSI di Societeit Hadiprodjo Yogyakarta pada hari Sabtu tanggal 19 April 1930.

Setelah PSSI terbentuk dan IVBM menjadi anggotanya, nama IVBM pun diubah menjadi PPSM. Klub ini menjadi bond anggota PSSI pada 1934 bersama dengan beberapa klub seperti PSISa Salatiga, VIT Tegal, PSIM Yogyakarta, PSTS Tasikmalaya, dan PSIS Semarang.

Tahun 1975, PPSM kembali ke kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia yang saat itu bernama Kerjurnas PSSI. PPSM berhasil lolos ke Kejurnas PSSI 1975 tingkat nasional setelah berhasil mengalahkan lawan-lawannya di kualifikasi tingkat daerah. 

Dalam kompetisi itu, PPSM tergabung dalam Pool C bersama Persipal Palu, Persebaya Surabaya, PSBS Biak dan PSL Langkat. Sayangnya PPSM gagal melaju ke babak perempat final setelah mengalami empat kekalahan beruntun di Pool C, sehingga harus rela menjadi juru kunci.

Sejak saat itu, hingga kini PPSM belum bisa kembali ke kasta tertinggi kompetisi sepak bola nasional. Pencapaian terbaik PPSM Magelang di era Liga Indonesia adalah bermain di Divisi Utama atau kasta kedua pada musim 2008/09.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI