Sebuah video mendadak viral di media sosial Twitter (X) usai pernyataan Presiden FIFA, Gianni Infantino, dipelintir menjadi kritik terhadap Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 2023.
Video tersebut diunggah oleh seorang warganet dengan nama akun @H4TI4K4LN4L4R pada Senin (27/11) dini hari dengan keterangan yang mengecam Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir.
“Memalukan nama indonesia jatuh PSSI dipimpin @erickthohir Mendapat kritikan pedas dari FiFA,” tulis unggahan akun tersebut beserta video dari Presiden FIFA, Gianni Infantino.
Saat video diputar, terlihat Gianni Infantino memberi komentar dan terdapat terjemahan atau Subtitle di dalam video tersebut.
Namun saat didengarkan secara seksama, pernyataan pria asal Italia itu berbeda jauh dengan terjemahan yang tertulis dalam video.
Jika didengar secara seksama, Gianni Infantino membahas mengenai final Piala Afrika 2021 lalu kala Senegal bersua dengan Mesir.
Tapi dalam terjemahan di video itu, Gianni Infantino seakan mengkritisi Indonesia selaku tuan rumah Piala Dunia U-17 2023 dan disebut tidak akan pernah pantas menjadi tuan rumah ajang FIFA.
Sontak video dan terjemahan yang berbeda 180 derajat itu menjadi bahan perbincangan netizen Tanah Air dan mengundang reaksi dari berbagai figur ternama.
“Dipikir semua orang ga bisa bahasa inggris kayak dia kali ya,” kutip aktor, komika, sekaligus presenter kenamaan Pandji Pragiwaksono atau @pandji.
Baca Juga: Park Hang-seo Laku Keras di ASEAN, Rival Timnas Indonesia Ini Tertarik Gunakan Jasanya
“Betul itu banjir, tapi ga seMUa orang Indonesia ga bisa bahasa Inggris kayak lu c*k,” kutip akun @MafiaWasit menanggapi ucapan Gianni Infantino yang dipelintir itu.
Selain itu, banyak warganet lainnya yang juga menyerang unggahan tersebut karena video itu telah menjurus ke fitnah akibat pernyataan Gianni Infantino dipelintir.
Diketahui adanya video ini tak lepas dari kontroversi mengenai Jakarta International Stadium (JIS) yang sempat tergenang jelang laga Brasil vs Argentina, Jumat (24/11).
Karena genangan air di lapangan itu, Kick Off pertandingan sempat tertunda selama 30 menit. Kondisi ini pun lantas menjadi perbincangan warganet.
Bahkan PSSI pun menjadi bahan gunjingan, menyusul tindakannya melakukan pergantian rumput di JIS yang disebut warganet menyebabkan banjir.
PSSI lewat anggota komite eksekutifnya (Exco), Arya Sinulingga, menyebut bahwa adanya genangan air itu bukan karena rumput, melainkan drainase di JIS.