Bima Sakti Bantah Ada Pemain Titipan di Timnas Indonesia U-17

Suara Moots

Selasa, 28 November 2023 | 13:17 WIB
Bima Sakti Bantah Ada Pemain Titipan di Timnas Indonesia U-17
Pelatih Bima Sakti saat TC di Jerman (Instagram/bimasakti_tukiman)

Pasca kegagalan Timna Indonesia U-17 pada Piala Dunia U-17 2023 di rumah sendiri. Reaksi dari pecinta sepak bola Indonesia pun beragam.

Salah satu kritikan yang muncul adalah adanya dugaan bahwa Bima Sakti bersikap tidak adil terhadap pemain keturunan dan mendukung pemain titipan dalam Timnas Indonesia.

Dalam sebuah wawancara pada acara Youtube Bebas Podcast Id, Bima Sakti membantah keras tuduhan tersebut.

Bima Sakti menyatakan bahwa tidak ada pemain yang mendapatkan perlakuan khusus dari dirinya di Piala Dunia U-17 ini. Semua pemain diberi arahan dengan adil.

Tentang dugaan adanya pemain titipan dalam skuad Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti menegaskan bahwa itu hanyalah spekulasi yang tidak berdasar.

"Enggak ada pemain titipan. Kalau bagus bagus, kalau enggak iya harus diambil. Diambil Karena sepak bola kan kelihatan Pak," kata

Ia menekankan bahwa pilihannya tergantung pada kualitas permainan, bukan hubungan pribadi atau kepentingan tertentu.

Pertanyaan pun muncul mengenai preferensi Bima Sakti terhadap pemain diaspora dan lokal.

Legenda Timnas Indonesia ini membantah keras bahwa ia memiliki kecenderungan anti pemain diaspora.

baca juga

Ia menjelaskan bahwa pemain diaspora yang ingin bermain untuk Indonesia harus memberikan kontribusi yang lebih besar daripada pemain lokal.

Bima Sakti menekankan bahwa kemampuan pemain diaspora harus di atas rata-rata dan tidak boleh setara dengan pemain lokal.

Hal ini, menurutnya, sebagai bentuk penghargaan terhadap pesepakbola muda Indonesia yang telah berusaha keras melalui sekolah atau akademi.

Pemain-pemain Timnas Indonesia U-17 yang berlaga di Piala Dunia ini dipilih melalui berbagai seleksi, termasuk Piala AFF U-16 2022, program Gadura Select, dan seleksi di 12 kota besar se-Indonesia.

Dalam proses seleksi ini, ada juga 2 pemain diaspora yang berhasil masuk dalam skuad dari lebih dari 10 pemain yang diuji.

Bima Sakti juga membagikan pengalamannya mengenai pemain diaspora bernama Chow Yun Damanik yang menarik perhatiannya. Meski memiliki kualitas bermain yang menjanjikan, Damanik terkendala masalah administrasi sehingga sulit untuk didaftarkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tebar Ancaman, Timnas Mali U-17 Siap Jebol Gawang Prancis di Piala Dunia U-17 2023

Tebar Ancaman, Timnas Mali U-17 Siap Jebol Gawang Prancis di Piala Dunia U-17 2023

Moots | Selasa, 28 November 2023 | 12:43 WIB

Pria Jerman Dibalik Kesuksesan Timnas Indonesia U-17 Tahan Imbang Ekuador di Piala Dunia U-17 2023, Bukan Hanya Bima Sakti

Pria Jerman Dibalik Kesuksesan Timnas Indonesia U-17 Tahan Imbang Ekuador di Piala Dunia U-17 2023, Bukan Hanya Bima Sakti

Moots | Senin, 27 November 2023 | 15:48 WIB

Bima Sakti Akui Fisik dan Passing Pemain Timnas Indonesia U-17 Kurang, Faktor Penyebab Gagal Lolos ke 16 Besar Piala Dunia U-17 2023?

Bima Sakti Akui Fisik dan Passing Pemain Timnas Indonesia U-17 Kurang, Faktor Penyebab Gagal Lolos ke 16 Besar Piala Dunia U-17 2023?

Moots | Senin, 27 November 2023 | 14:32 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×