Anak Panti "The Samuel's House" Mendapat Perlakukan Keras Sejak 2002

admin

Rabu, 26 Februari 2014 | 17:56 WIB
Anak Panti "The Samuel's House" Mendapat Perlakukan Keras Sejak 2002
Anak-anak asuh panti "The Samuel's House" tengah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya (26/2) (Foto: Bagus Santosa)

Suara.com - Dampak psikis dirasakan oleh anak-anak penghuni Panti Asuhan The Samuel's House. Anak-anak yang tinggal di tempat panti itu menjadi liar. Hal itu diakui salah salah seorang Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Mawar Saron, Kasih Karunia Hutabarat yang selaku pendamping dalam kasus hukum anak-anak tersebut.

"Anak-anak jadi semakin liar," tutur Kasih usai mendampingi pemeriksaan anak-anak penghuni panti The Samuel's House, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (26/2/2014).

Panti The Samuel's House merupakan milik Chemy Watulinggas alias Samuel beserta istrinya Yuni Winata dan di kawasan Serpong, Tangerang. Panti ini  belakangan menjadi pembicarakan di tengah masyarakat karena, 30 bocah penghuni panti itu kerap mendapatkan tindak kekerasan dan penganiayaan dari kedua pemiliknya yang mereka panggil "Ayah" dan "Bunda".

"Sejak tahun 2002 mereka mendapatkan perlakuan kekerasan, jadi mereka terbiasa saling pukul. Berkata kasar sampai paling parah mencuri," ungkap Kasih.

Kasih menceritakan, tasnya pernah dibuka tanpa izin oleh salah seorang bocah karena dia membawa permen. Ada juga anak yang merampas pulpennya saat tengah digenggam Kasih. Namun, Kasih mengatakan, kelakuan para bocah ini tidak ada yang sampai ke tindakan kriminal atau mencuri uang. Barang-barang yang dicuri ini hanya karena mereka penasaran dengan barang yang menarik perhatian.

"Kalau mereka melihat barang yang mereka belum pernah lihat sebelumnya, itu jadi menarik perhatian mereka dan pasti dirampas. Kita memang kadang melarang mereka untuk tidak melakukan aksi seperti itu," kata Kasih.

Menurut Kasih, tindakan liarnya bocah-bocah ini karena apa yang mereka dapat selama di Panti Samuel. Sebab, di panti tersebut, mereka tidak diajarkan sopan santun. Bahkan, mereka hanya diberi satu dus mie instans untuk makan mereka makan sehari.

"Jadi mereka itu kan kalau di panti dikasih jatah makanan seharinya itu kurang, jadi bagaimana caranya mereka bisa bertahan hidup. Kalau dulu di panti menurut keterangan korban kalau mereka kehabisan makanan, salah satu dari mereka akan memaksa untuk membuka gudang tempat penyimpanan makanan dan mengambilnya. Lalu akan makan bersama-sama," papar Kasih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bocah Panti Korban Penganiayaan Alami Trauma Psikis

Bocah Panti Korban Penganiayaan Alami Trauma Psikis

News | Rabu, 26 Februari 2014 | 15:55 WIB

Panti Asuhan "The Samuel's House" Belum Disterilkan

Panti Asuhan "The Samuel's House" Belum Disterilkan

News | Rabu, 26 Februari 2014 | 14:27 WIB

Sepuluh Bocah Korban Ibu Asuh Kembali Jalani Pemeriksaan

Sepuluh Bocah Korban Ibu Asuh Kembali Jalani Pemeriksaan

News | Rabu, 26 Februari 2014 | 14:10 WIB

Anak-anak Panti Asuhan Samuel Tak Diketahui Asalnya

Anak-anak Panti Asuhan Samuel Tak Diketahui Asalnya

News | Rabu, 26 Februari 2014 | 09:18 WIB

Terkini

18 Lokasi Unjuk Rasa di Kota Makassar

18 Lokasi Unjuk Rasa di Kota Makassar

Sulsel | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:27 WIB

Perbedaan Rangkaian Listrik Seri dan Paralel, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Perbedaan Rangkaian Listrik Seri dan Paralel, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Tekno | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:24 WIB

Ada Aksi Demo, Rupiah Jadi Mata Uang Paling Lemah di Asia Hari Ini

Ada Aksi Demo, Rupiah Jadi Mata Uang Paling Lemah di Asia Hari Ini

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:22 WIB

Polisi Cegat Massa Aksi di Stasiun Kereta: Pelajar SMP-SMA Jadi Target

Polisi Cegat Massa Aksi di Stasiun Kereta: Pelajar SMP-SMA Jadi Target

Bekaci | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:21 WIB

IHSG Dibuka Sempat Jatuh ke 6.390, Tapi Langsung Menghijau ke 6.400

IHSG Dibuka Sempat Jatuh ke 6.390, Tapi Langsung Menghijau ke 6.400

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:17 WIB

Krisis Usia 25: Lepas dari Jebakan Timeline Media Sosial dan Temukan Rute Sendiri

Krisis Usia 25: Lepas dari Jebakan Timeline Media Sosial dan Temukan Rute Sendiri

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Demo 27 Agustus 2026 Mulai Jam Berapa? Cek Link Live CCTV untuk Pantau Situasi

Demo 27 Agustus 2026 Mulai Jam Berapa? Cek Link Live CCTV untuk Pantau Situasi

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:13 WIB

Harga Minyak Turun Didorong Prospek Pembukaan Selat Hormuz

Harga Minyak Turun Didorong Prospek Pembukaan Selat Hormuz

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:09 WIB

Dentuman Keras Iringi Erupsi Lewotobi Laki-laki, Radius 5 Kilometer Disterilkan!

Dentuman Keras Iringi Erupsi Lewotobi Laki-laki, Radius 5 Kilometer Disterilkan!

Bali | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:09 WIB

Jelang Demo DPR, Harga Emas Antam Anjlok Lagi Jadi Rp2.723.000/Gram

Jelang Demo DPR, Harga Emas Antam Anjlok Lagi Jadi Rp2.723.000/Gram

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:05 WIB

×