Amnesti: Tentara Suriah Sengaja Biarkan Pengungsi Mati Kelaparan

Doddy Rosadi | Suara.com

Senin, 10 Maret 2014 | 08:56 WIB
Amnesti: Tentara Suriah Sengaja Biarkan Pengungsi Mati Kelaparan
Bangunan yang rusak diserang bom di Suriah. (Antara/Reuters/Hosam Katan)

Suara.com - Tentara Suriah dituding menggunakan kelaparan sebagai senjata dalam perang ketika menguasai kamp pengungsi Yarmuk Palestinian di Damaskus. Amnesti Internasional menyebut, hampir 200 orang meninggal sejak tentara membatasi akses makanan dan obat-obatan untuk kamp pengungsi tersebut.

Dalam dokumen yang berjudul Squeezing the life out of Yarmuk: War crimes against besieged civilians, Amnesti menyebut penyebab kematian paling besar adalah kelaparan.

“Para pengungsi di Yarmuk kelaparan dan mereka tidak bisa melakukan apa-apa termasuk untuk keluar dari kamp tersebut,” kata Philip Luther dari Amnesti.

Amnesti juga menyebut, pengambilalihan Yarmuk merupakan blokade tentara Suriah yang paling mematikan. Tentara Suriah menduduki kamp tersebut setelah melakukan pertempuran dengan kelompok pemberontak. Aksi kekerasan yang terjadi di Yarmuk membuat 170 ribu penduduk mengungsi. Sekitar 20 ribu warga masih terperangkap di kamp pengungsian dan terancam kelaparan.

“Melakukan serangan ke area penduduk dan menimbulkan kematian dan warga luka-luka adalah kejahatan perang. Menyerang berulang-ulang wilayah dengan populasi warga sipil yang tidak bisa melarikan diri juga sikap yang tidak terpuji dan tidak menghormati prinsip dasar hukum kemanusiaan internasional,” kata Philip. (CNA/AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Militan Suriah Potong Tangan Pencuri

Militan Suriah Potong Tangan Pencuri

News | Sabtu, 01 Maret 2014 | 10:49 WIB

Bertemu Raja Yordania, SBY Bahas Kasus Suriah

Bertemu Raja Yordania, SBY Bahas Kasus Suriah

News | Rabu, 26 Februari 2014 | 12:32 WIB

Terkini

Pemerintah Diminta Transparan, Kerja Sama Pertahanan RI-AS Untungnya Apa?

Pemerintah Diminta Transparan, Kerja Sama Pertahanan RI-AS Untungnya Apa?

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:35 WIB

Dugaan Skandal Aset Sitaan Rp40 Miliar, Jaksa Watch Laporkan Kejati Jambi ke KPK

Dugaan Skandal Aset Sitaan Rp40 Miliar, Jaksa Watch Laporkan Kejati Jambi ke KPK

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:30 WIB

Hasto PDIP: Kritik ke Jokowi Dulu Ternyata Benar, Prabowo Jangan Antikritik

Hasto PDIP: Kritik ke Jokowi Dulu Ternyata Benar, Prabowo Jangan Antikritik

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:25 WIB

BNI Pastikan Proses Pengembalian Dana Aek Nabara Sesuai Perkembangan Penyidikan

BNI Pastikan Proses Pengembalian Dana Aek Nabara Sesuai Perkembangan Penyidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:07 WIB

Bantah Ramal Indonesia Bakal Chaos, JK: Itu Said Didu, Bukan Saya

Bantah Ramal Indonesia Bakal Chaos, JK: Itu Said Didu, Bukan Saya

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:35 WIB

Catat! Ini 7 Rumah Sakit di Jawa Tengah yang Layani Visum Gratis bagi Korban Kekerasan

Catat! Ini 7 Rumah Sakit di Jawa Tengah yang Layani Visum Gratis bagi Korban Kekerasan

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:31 WIB

Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Sentil Iran, Mojtaba Khamenei Balas Menohok

Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Sentil Iran, Mojtaba Khamenei Balas Menohok

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:27 WIB

Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung

Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:19 WIB

PBB Dinilai Tak Relevan, Megawati Desak Reformasi Total: Hapus Veto, Pakai Pancasila

PBB Dinilai Tak Relevan, Megawati Desak Reformasi Total: Hapus Veto, Pakai Pancasila

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:07 WIB

Sebut Tuntutan Kasus LNG Tidak Utuh, Nandang Sutisna: Kerugian Parsial Jangan Dipaksakan Jadi Pidana

Sebut Tuntutan Kasus LNG Tidak Utuh, Nandang Sutisna: Kerugian Parsial Jangan Dipaksakan Jadi Pidana

News | Minggu, 19 April 2026 | 08:04 WIB