Tontowi: Stadion National Indoor Arena Sudah Seperti Rumah Kami

Doddy Rosadi Suara.Com
Senin, 10 Maret 2014 | 10:05 WIB
Tontowi: Stadion National Indoor Arena Sudah Seperti Rumah Kami
Juara All England 2014, Tontowi/Liliyana. (www.badmintonindonesia.org)

Suara.com - Stadion National Indoor Arena menjadi saksi bisu kejayaan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Pasangan pebulutangkis ganda campuran itu sudah tiga kali beruntun alias hattrick menjadi juara di All England.

Tontowi/Liliyana tentunya tak akan pernah melupakan momen indah saat meraih kemenangan di stadion megah yang terletak di kota Birmingham, Inggris.

“Nah itu dia, kami sudah tiga kali juara di stadion ini. Saya pikir, kok ini rasanya seperti bertanding di rumah kami ya?” kata Tontowi ketika ditanya komentarnya, seperti dilansir laman resmi PBSI.

“Kami memang sudah tiga kali jadi juara di National Indoor Arena. Kalau ada tiga, pasti ada empat, ada lima dan seterusnya. Kami sih belum merasa cukup dengan tiga gelar All England, kalau bisa lebih banyak gelar lagi di turnamen ini,” pungkas Liliyana.

Pada tahun 2012, Tontowi/Liliyana menjadi juara di ajang All England dengan mengalahkan pasangan Denmark, Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl, 21-17, 21-19 dalam durasi pertandingan 43 menit.

Terdapat fakta unik pada partai final ganda campuran All England 2013 dan 2014. Tontowi/Liliyana berhadapan dengan lawan yang sama, hasil skor akhir yang sama serta durasi pertandingan yang sama. Dalam dua All England terakhir, Tontowi/Liliyana mengalahkan pasangan asal Cina, Zhang Nan/Zhao Yunlei dengan skor 21-13, 21-17 dalam waktu 42 menit.

“Biasanya kalau bertemu pasangan Cina, pertandingan kami belangsung sengit dan berakhir rubber game. Tetapi setiap di All England bisa menang straight game. Begitu juga saat di final tahun 2012 melawan pasangan Denmark,” tutur Liliyana.

Bukan hanya buat Tontowi/Liliyana, stadion dengan kapasitas 13 ribu tempat duduk ini juga menjadi stadion keramat buat tim ganda putra Indonesia.

Sebanyak tujuh gelar All England diraih para pemain ganda putra di National Indoor Arena yaitu Rudy Gunawan/Bambang Supriyanto (1994), Ricky Soebagdja/Rexy Mainaky (1995 & 1996), Candra Wijaya/Tony Gunawan (1999), Tony Gunawan/Halim Haryanto (2001), Candra Wijaya/Sigit Budiarto (2003) serta Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (2014).

Dua gelar dari nomor tunggal juga pernah diraih pebulutangkis Indonesia di stadion ini lewat Hariyanto Arbi pada tahun 1994 dan Susi Susanti di tahun yang sama.

Sejak tahun 1994, All England digelar di stadion National Indoor Arena. Sebelumnya, pertandingan bergengsi ini dilangsungkan di Wembley Arena, London, pada tahun 1957-1993. Di stadion Wembley inilah sang maestro Rudy Hartono mencetak sejarah dengan menjuarai gelar All England sebanyak delapan kali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

REKOMENDASI

TERKINI