Pengemis Sumbangkan Rp12 Miliar untuk Orang Miskin

Liberty Jemadu | Suara.com

Rabu, 19 Maret 2014 | 16:05 WIB
Pengemis Sumbangkan Rp12 Miliar untuk Orang Miskin
Ilustrasi pengemis (Shutterstock).

Suara.com - Seorang nenek tuna netra berusia 100 tahun di Arab Saudi, yang menghabiskan hari-harinya dengan mengemis di jalanan kota Jeddah, mengejutkan negaranya setelah dia diketahui sebagai jutawan. Tidak hanya itu, setelah meninggal dia mewariskan semua hartanya kepada orang-orang miskin.

Aisha, nama perempuan itu, menghabiskan hampir setengah massa hidupnya mengemis di jalanan Jeddah tetapi rupanya dia mempunyai simpanan uang kontan sebesar 3 juta riyal (sekitar Rp9 miliar), perhiasan senilai 1 juta riyal (Rp3 miliar), dan empat unit properti distrik Al Balad, Jeddah.

Tidak dijelaskan kapan tepatnya dia wafat, tetapi pada Minggu (16/3/2014) media-media Arab Saudi ramai memberitakan kedermawanan pengemis kaya itu.

Seperti diberitakan Arab News, sebelum wafat Aisha menitipkan wasiatnya kepada Ahmad Al Saidi, sahabatnya. Isi wasiatnya adalah agar semua uang dan hartanya diserahkan kepada orang-orang miskin.

Selama hidupnya Aisha menyerahkan rumah-rumahnya untuk didiami secara cuma-cuma oleh sanak saudaranya.

Saidi adalah sahabat Aisha sejak kecil. Mereka sama-sama berasal dari distrik Al Balad. Ia mengatakan Aisha tidak mempunyai keluarga selain ibu dan dua saudari. Mereka berempat bekerja sebagai pengemis.

"Aisha terus mengemis setelah ibu dan saudarinya meninggal. Dia hanya perempuan tua dan buta yang tidak punya siapa-siapa di dunia ini," kata Saidi, yang memakamkan Aisha di pemakaman Ummana Hawwa, di Al Ammariya.

Saidi bercerita bahwa saat mengetahui bahwa Aisha punya harta sangat banyak, dia pernah memintanya untuk berhenti mengemis.

"Tetapi dia selalu menolak dan mengatakan dia hanya berjaga-jaga untuk mengantisipasi masa-masa sulit," tutur Saidi.

Kini Saidi mengaku merasa terbeban dengan wasiat yang diserahkan Aisha. Dia telah melaporkannya ke polisi dan pengadilan lokal, tetapi pihak berwenang belum mengambil tindakan apa pun.

"Jadi saya memutuskan untuk menyerahkan semua harta itu kepada tokoh paling dihormati di distrik ini. Dia berjanji untuk memnyerahkannya kepada pemerintah. Semua tetangga saya menyaksikan saya menyerahkan semua emas dan uang yang Aisha titipkan kepada saya," ujar dia.

Kepala Distrik Al Balad, Tar'at Ghaith, mengakui bahwa setelah wafatnya Aisha semua hartanya telah diserahkan kepada otoritas terkait. Ia juga mengatakan memiliki dokumen-dokumen dan laporan polisi yang membuktikan bahwa Saidi sudah melaporkan peristiwa itu kepada pemerintah. (Arab News/ Saudi Gazette)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Beri Uang Pengemis di Kota Palembang, Siap-siap Didenda Rp50 Juta

Beri Uang Pengemis di Kota Palembang, Siap-siap Didenda Rp50 Juta

News | Minggu, 02 Maret 2014 | 22:33 WIB

Pengemis Amerika Punya Mobil "Sport" dan Rumah "Gedongan"

Pengemis Amerika Punya Mobil "Sport" dan Rumah "Gedongan"

Video | Rabu, 26 Februari 2014 | 15:41 WIB

Pengemis Berpenghasilan Rp.300 Ribu Per Hari Dirazia

Pengemis Berpenghasilan Rp.300 Ribu Per Hari Dirazia

News | Minggu, 16 Februari 2014 | 18:50 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB