Tak Kunjung Padam, Bara di Riau

Ardi Mandiri | Suara.com

Sabtu, 22 Maret 2014 | 13:06 WIB
 Tak Kunjung Padam, Bara di Riau
Petugas memadamkan kebakaran di Kabupaten Bengkalis. (foto: Antara/FB Anggoro)

Suara.com - Riau masih membara. Sabtu (23/3/2014), Satelit NOAA18 berhasil memantau 11 titik panas di provinsi 'sesak' tersebut. Yakni di Kabupaten Indragiri Hilir (2), Kabupaten Kampar (1), Kabupaten Pelalawan (5), Kabupaten Rokan Hilir (1), dan Kabupaten Rokan Hulu (2)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus bekerja keras mematikan kobaran api. Ribuan personel dikerahkan. Namun, api tetap muncul lagi dan lagi.

"Bara titik panas berada di gambut dngan kedalaman 5-10 meter. Perlu hujan deras atau penggenangan untuk memadamkan bara itu," kata Kepala BNPB Syamsul Maarif lewat pesan singkat yang diterima suara.com, Sabtu (22/3/2014).

Untuk itu, Syamsul memerintahkan satuan tugas (satgas) udara untuk mengintensifkan pemboman air melalui helikopter.

Sedianya, pada Jumat (21/3/2014) kemarin satgas udara juga telah menjatuhkan 207 kali bom air. "94 kali di Dumai dan Rohil, helicopter Kamov 70 kali di Rengat dan Bengkalis. Modifikasi cuaca juga terus dilakukan dengan menaburkan enam ton NaCl yaitu dengan pesawat Hercules empat ton di Dumai, Bengkalis dan Siak, dan pesawat Cassa 2 ton di Inhu dan Pelalawan," ungkapnya.

"Titik asap di Tanah Putih juga perlu diwaspadai karena berpotensi menjadi titik api," katanya.

'Gencet' Tersangka
Lebih lanjut Syamsul menjelaskan bahwa pihaknya, dibantu anggota TNI terus memburu tersangka kasus pembakaran lahan. Total, sudah 85 tersangka orang dan 1 korporasi disergap.

"Tapi tidak mudah melakukan proses dan tuntutan hukum kepada tersangka dan perusahaan yang diindikasikan melakukan pembakaran, karena prosedur dan bukti harus lengkap," jelasnya.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menambahkan bahwa korban asap akibat kebakaran lahan di Riau tercatat sangat banyak. "Jumlah pasien di Puskesmas pada Jumat (21/3/2014) kemarin tercatat penderita ispa 578 orang, pneumonia 13, asma 25, iritasi mata 15, iritasi kulit 32. Tidak ada pasien dirujuk dan dirawat," kata Sutopo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebanyak 67 Tersangka Perambahan Hutan Didalami

Sebanyak 67 Tersangka Perambahan Hutan Didalami

News | Kamis, 20 Maret 2014 | 10:51 WIB

Tersangka Pembakar Hutan Riau sudah 66 Orang

Tersangka Pembakar Hutan Riau sudah 66 Orang

News | Kamis, 20 Maret 2014 | 07:53 WIB

19 Ribu Hektar Lahan Lenyap Terbakar di Riau

19 Ribu Hektar Lahan Lenyap Terbakar di Riau

News | Kamis, 20 Maret 2014 | 03:30 WIB

Api Muncul Lagi di Riau

Api Muncul Lagi di Riau

News | Selasa, 18 Maret 2014 | 22:34 WIB

Menhut: Hutan Riau Terbakar, Lahan Sawit Bertambah 1 Juta Hektar

Menhut: Hutan Riau Terbakar, Lahan Sawit Bertambah 1 Juta Hektar

Bisnis | Senin, 17 Maret 2014 | 14:20 WIB

Atasi Kebakaran Lahan, 1,6 Juta Liter Air Dijatuhkan

Atasi Kebakaran Lahan, 1,6 Juta Liter Air Dijatuhkan

News | Senin, 17 Maret 2014 | 18:47 WIB

Terkini

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:25 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB