Jokowi Nyapres, MRT Tak Akan Terganggu

Laban Laisila

Selasa, 25 Maret 2014 | 20:19 WIB
Jokowi Nyapres, MRT Tak Akan Terganggu
Ilustrasi monorel (freedigitalphotos/pat138241)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) memastikan pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) tidak akan mangkrak jika dirinya terpilih menjadi presiden. Dia juga mengatakan, skema pembiayaan untuk proyek ini juga tidak akan terganggu.

"Ini sudah berjalan, jangan dikembalikan dan menjadi berhenti gara-gara itu. (Proyek) Ini berjalan dan semuanya sudah dihitung dan sudah dikalkulasi. Targetnya selesai kapan, semuanya jelas. Jangan ada lagi kita pikir mundur lagi," tutur Jokowi saat memantau pembangunan MRT di kawasan Sudirman, Jakarta, Selasa (25/3/2014).

Sementara itu, Direktur Utama PT. MRT Dono Boestami yang menemani Jokowi mengatakan, sekarang proyek tersebut sudah memasuki proses penggalian 56 titik untuk pembuatan retaining wall.

"Supaya nanti jalan diatasnya tidak turun, nanti setelah retaining wall jadi, akan kita buat yang namanya the wall, sebelumnya kita gali dengan kedalaman 15 meter. Ini kemudian diurug, harus ada pengerasan tanah," tutur Jokowi.

Langkah itu bertujuan sebagai persiapan sebelum dilakukannya pengeboran tanah untuk pembuatan jalur kereta. Pengeboran ini pun baru akan dilakukan tahun depan, April 2015.

Proyek pembangunan MRT Jakarta akan dibangun dalam dua tahap, yakni tahap satu yang menghubungkan Lebak Bulus-Bundaran HI, dan tahap dua dari Bundaran HI-Kampung Bandan.

Skema pembangunannya akan menggunakan pembagian proporsi pembayaran pinjaman, yakni 51 persen berasal dari anggaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan 49 persen dari Pemerintah Pusat.

Tahap pertama pembangunan untuk rute sepanjang 9,8 kilometer dari total 15,7 kilometer. Pembangunan tahap pertama ini dimulai pada 10 Oktober 2013 dengan target rampung pada 2017.

Untuk pembangunan tahap pertama, pinjaman Jepang akan dikucurkan dalam dua waktu, yakni 50 miliar yen atau Rp5,7 triliun untuk kucuran pertama dan 75 miliar yen atau Rp8,6 triliun untuk kucuran kedua.

Adapun tahap kedua pembangunan untuk rute sepanjang 5,9 kilometer akan dimulai pada 2017, setelah tahap pertama pembangunan rampung. Tahap kedua butuh alokasi dana 113 miliar yen atau sekitar Rp 13 triliun dengan kurs sekarang. Untuk ruas ini ditargetkan dapat beroperasi pada 2020.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demonstran Kasih Tiket KA, Jokowi Minta Tiket Pesawat Terbang

Demonstran Kasih Tiket KA, Jokowi Minta Tiket Pesawat Terbang

News | Selasa, 25 Maret 2014 | 16:45 WIB

Jokowi Siapkan Proses Lelang Pembangunan Tiga Koridor Busway

Jokowi Siapkan Proses Lelang Pembangunan Tiga Koridor Busway

News | Senin, 24 Maret 2014 | 18:56 WIB

Enam Aksi Jokowi yang Bikin Heboh Saat Kampanye

Enam Aksi Jokowi yang Bikin Heboh Saat Kampanye

News | Senin, 24 Maret 2014 | 06:04 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×