Surat dari Jemaat GKI Yasmin untuk Wali Kota Bima Arya

Doddy Rosadi | Suara.com

Kamis, 03 April 2014 | 16:41 WIB
Surat dari Jemaat GKI Yasmin untuk Wali Kota Bima Arya
Walikota Bogor Terpilih, Bima Arya (ketiga kanan). (Antara/Arif Firmansyah)

Suara.com - Jemaat GKi Yasmin membuat surat yang ditujukan kepada Wali Kota Bogor terpilih Bima Arya. Surat itu turut ditandatangani oleh kelompok-kelompok lintas iman. Juru bicara GKI Yasmin Bona Sigalingging mengatakan, sampai hari ini GKI Yasmin masih digembok dan disegel secara ilegal oleh Wali Kota Diani Budiarto.

"Melihat rekam jejak Bima Arya selaku dosen muda di universitas Paramadina, yang akrab dengan ide, gagasan kebhinnekaan, pemerintahan yang baik, kami memiliki harapan. Namun satu hal yang masih membutuhkan pengujian, yaitu apakah beliau mampu melaksanakan yang beliau kuasai secara keilmuan, didalam praktik nyata pemerintahan di Bogor", kata Bona, dalam siaran pers yang diterima suara.com, Kamis (3/4/2014).

Surat itu akan diserahkan langsung kepada Wali Kota Bogor Terpilih, Bima Arya, pada Jumat 4 April 2014 pukul 12.30 WIB. Inilah isi surat dari jemaat GKI Yasmin kepada Wali Kota Bogor Bima Arya:

Kepada Yth.
Bapak Bima Arya Sugiarto
Wali Kota Bogor Terpilih
Periode 2014 - 2019

Dengan hormat,

Sebagai bagian dari masyarakat Kota Bogor, izinkanlah kami, pengurus gereja GKI Yasmin, mewakili jemaat gereja, menyampaikan surat ini, menjelang pelantikan Bapak sebagai Wali Kota Bogor periode 2014 - 2019.

Terpilihnya Bapak sebagai Wali Kota tidaklah lepas dari besarnya harapan masyarakat Kota Bogor akan munculnya pemimpin alternatif yang membawa harapan akan terciptanya pemerintahan yang baik di Bogor, yang diharapkan akan memberikan perubahan positif akan kualitas pelayanan masyarakat, peningkatan kesejahteraan masyarakat, penataan kota yang lebih baik serta tentunya akan adanya penegasan bahwa sebagaimana kota-kota lain di Indonesia, bahwa Kota Bogor akan bersupremasi hukum, berkeadilan dan memelihara keberagaman sebagaimana digariskan oleh UUD 1945.

Dalam semangat dan harapan yang sama, kami, pengurus dan jemaat GKI Yasmin, yang adalah bagian integral dari masyarakat kota Bogor, dan bagian tidak terpisahkan dari warga negara Indonesia, juga memiliki harapan yang tinggi, agar kiranya, dengan Bapak sebagai Wali Kota Bogor, maka kami, yang selama bertahun-tahun terpaksa beribadah dalam keprihatinan, akan terbebas dari segala diskriminasi yang selama ini kami alami; di mana hak kami untuk beribadah sesuai agama dan kepercayaan kami sendiri di gereja kami yang sah di Perumahan Taman Yasmin, Jalan KH Abdullah bin Nuh Kav 31 Bogor dirampas oleh Wali Kota Bogor Diani Budiarto secara melawan putusan Mahkamah Agung dan Rekomendasi Wajib Ombudsman Republik Indonesia. Menilik pada rekam jejak Bapak selama ini, rasanya harapan kami bukanlah sebuah hal yang muluk, melangit tanpa pijakan.

Satu hal yang kami tekankan disini bahwa harapan, doa dan perjuangan kami selama ini yang kami lakukan bersama-sama dengan kawan-kawan LINTAS IMAN tidaklah dilandasi sekedar persoalan tanah dan bangunan milik gereja semata. Perjuangan bersama itu dilakukan dalam bingkai semangat penegakkan Konstitusi, di mana baik kami selaku warga masyarakat biasa, dan para pejabat negara di daerah dan pusat termasuk Wali Kota, bersamaan kedudukannya di dalam hukum, termasuk di dalam konteks kewajiban kita semua untuk patuh pada hukum, termasuk di dalamnya kepatuhan kami sebagai warga masyarakat, dan juga kepatuhan Wali Kota, kepada putusan Mahkamah Agung dan Rekomendasi Wajib Ombudsman RI.

Perjuangan bersama tersebut juga kami dasarkan pada semangat Bhinneka Tunggal Ika bagi seluruh negeri. Di mana bila Kota Bogor, dengan Bapak selaku Wali Kota, patuh pada hukum dan Konstitusi, maka Bapak akan menorehkan satu karya nyata yang besar bukan hanya bagi Kota Bogor namun juga terutama bagi Republik Indonesia, dengan memberikan contoh nyata, bahwa, sebagaimana jaminan Konstitusi, tidak boleh ada WNI yang dilarang beribadah di gerejanya sendiri yang sah di Kota Bogor, tidak boleh ada WNI yang dilarang beribadah di Mesjidnya sendiri yang sah di Manado dan tidak boleh ada WNI yang dilarang beribadah di Puranya sendiri yang sah di Lampung, tidak boleh ada kelompok masyarakat manapun yang didiskriminasi dalam bentuk apapun di pelosok negeri tercinta ini.

Di bagian akhir surat ini, Bapak juga akan membaca beberapa nama tokoh atau kelompok LINTAS IMAN yang selama ini mendampingi jemaat GKI Yasmin. Itulah bentuk sederhana pernyataan dukungan tulus LINTAS IMAN untuk Bapak, agar Bapak senantiasa yakin untuk bertindak benar demi memelihara Indonesia kita, rumah bersama bagi semua.

Semoga Tuhan yang Maha Kuasa selalu menyertai Bapak di dalam tugas dan tanggung jawab yang Bapak emban selaku Wali Kota.

Hormat kami,
FRP Peranginangin (Ketua)

Kasmiran (Sekretaris)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jaringan Kerja Pelayanan Kristen Kirim Surat kepada SBY

Jaringan Kerja Pelayanan Kristen Kirim Surat kepada SBY

News | Minggu, 16 Maret 2014 | 20:29 WIB

Berjuang tanpa Kekerasan ala Jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia

Berjuang tanpa Kekerasan ala Jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia

News | Minggu, 02 Maret 2014 | 22:23 WIB

Sudah Dua Tahun, Jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia Ingatkan SBY

Sudah Dua Tahun, Jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia Ingatkan SBY

News | Minggu, 16 Februari 2014 | 20:26 WIB

Terkini

Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran

Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:26 WIB

KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?

KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:03 WIB

Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran

Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:02 WIB

Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim

Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:56 WIB

Pramono Anung Tegaskan Kebijakan WFA bagi ASN DKI Berlaku hingga 27 Maret

Pramono Anung Tegaskan Kebijakan WFA bagi ASN DKI Berlaku hingga 27 Maret

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:55 WIB

Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal

Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:47 WIB

Nasib Selat Hormuz dan Pasokan Minyak Dunia Bergantung Pada Respon Iran Terhadap Proposal AS

Nasib Selat Hormuz dan Pasokan Minyak Dunia Bergantung Pada Respon Iran Terhadap Proposal AS

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:43 WIB

ASN Jakarta Malas Kerja Usai WFA Siap-siap Disanksi, Pramono Anung: Tak Ada Keringanan!

ASN Jakarta Malas Kerja Usai WFA Siap-siap Disanksi, Pramono Anung: Tak Ada Keringanan!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:39 WIB

Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan

Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:13 WIB

Syarat Mutlak Iran Bagi Kapal Internasional di Selat Hormuz Agar Bisa Melintas Dengan Selamat

Syarat Mutlak Iran Bagi Kapal Internasional di Selat Hormuz Agar Bisa Melintas Dengan Selamat

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:05 WIB