Hasil Uji Karbon, Dokumen Kuno Tentang Yesus Dinilai Otentik

Laban Laisila

Jum'at, 11 April 2014 | 09:05 WIB
Hasil Uji Karbon, Dokumen Kuno Tentang Yesus Dinilai Otentik
Ilustrasi cawan.[shutterstock]

Suara.com - Hasil uji coba karbon terhadap sebuah dokumen kuno yang terbuat dari kertas daun papirus Mesir yang berisi tulisan tentang Yesus dinilai otentik. Namun hasil uji karbon tidak membuktikan kebenaran isi dokumen yang menyebutkan Yesus memiliki istri,

Sebelumnya dokumen yang menjadi kontroversi itu diperkenalkan dalam sebuah konferensi di Roma pada 18 bulan lalu, seperti dikutip dari Boston Globe.

Dari temuan terbaru dan hasil uji karbon yang dilakukan oleh professor Karen L King dari Universitas Harvard serta dipublikasikan di Harvard Theological Review, disebutkan bahwa dokumen itu otentik kendati dirinya tidak meneliti lebih jauh soal teks dalam dokumen.

Uji karbon menunjukkan bahwa dokumen tersebut ditulis pada abad ke- 8 atau ratusan tahun setelah masa Yesus.

Kertas dan tinta yang digunakan juga cocok dengan yang digunakan oleh warga Mesir kuno masa itu. Tapi sekali lagi pembuktian dokumen itu sama sekali tidak terkait dengan kebenaran isi teks.

Isinya bisa saja sengaja dibuat oleh pemalsu modern yang sangat terampil dan menggunakan tinta yang persis serta menuliskannya dalam sepotong papirus kuno kosong.

Namun, hasil pencitraan mikroskopis dokumen tidak mengungkapkan soal pemalsuan modern ini, karena untuk menentukan usia tinta malah bisa menghancurkan dokumen itu.

Peneliti di Universitas Columbia saat ini sedang mengembangkan dan mencari cara untuk membuktikan keaslian tinta tanpa menghancurkan dokumen.

Kata yang tertulis dalam dokumen itu sepertinya merupakan potongan dari dokumen yang lebih lengkap. Salah satu kalimat yang terpotong adalah  “Dan Yesus berbicara kepada mereka, ‘istri saya',” dan selanjutnya tertulis “Dia akan menjadi pengikut saya.”

Namun, Professor King tidak menyebutkan jika bukti itu menandakan Yesus menikah.

“Secara mendasar saya berharap kita bisa menyingkirkan isu pemalsuan ke pertanyaan soal signifikansi kalimat ini untuk sejaran ke-Kristenan,” katanya.

"Sekarang saat saya membaca kembali kalimat itu, tampaknya masalah utama yang dibicarakan adalah Yesus menegaskan bahwa istri dan ibu dapat menjadi murid-Nya,” tambahnya.

King memulai meneliti sejak 2011 atas permintaan pemilik dokumen yang membelinya pada 1999 dari seorang kolektor yang mendapatkannya pada 1960 di Jerman Timur.

Leo Depuydt , seorang pakar soal Mesir dari Brown University mengatakan tidak ada hasil tes yang mengubah pandangannya bahwa dokumen tersebut adalah penipuan zaman modern.

Dia hanya  menyatakan adanya  kesalahan dalam tata bahasa yang mencolok dan mengatakan bahwa  penutur bahasa asli dari Koptik tidak akan melakukan hal itu.

“Anda tidak dapat merasakan itu sebagai teks Koptik lancar, " katanya.

“Saya tidak mengira kalau argumen itu asli. Saya pikir itu bisa dilakukan oleh seorang mahasiswa tingkat akhir di sore hari,” tambahnya lagi.(news.com.au)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Patung Yesus 25 Meter Segera Berdiri di Perbatasan Papua

Patung Yesus 25 Meter Segera Berdiri di Perbatasan Papua

Foto | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:09 WIB

Masih Banyak yang Menganggap Sama, Apa Bedanya Paskah dan Kenaikan Yesus Kristus?

Masih Banyak yang Menganggap Sama, Apa Bedanya Paskah dan Kenaikan Yesus Kristus?

Your Say | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:37 WIB

Stasiun Tugu dan Lempuyangan Membeludak, Okupansi KA Daop 6 Melejit di Libur Kenaikan Yesus Kristus

Stasiun Tugu dan Lempuyangan Membeludak, Okupansi KA Daop 6 Melejit di Libur Kenaikan Yesus Kristus

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:23 WIB

Kawal Ibadah Kenaikan Yesus Kristus, Polda Metro Jaya Jaga Ketat 860 Gereja Hari Ini

Kawal Ibadah Kenaikan Yesus Kristus, Polda Metro Jaya Jaga Ketat 860 Gereja Hari Ini

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:56 WIB

35 Link Twibbon Ucapan Kenaikan Yesus Kristus 2026, Cocok Dibagikan ke Media Sosial

35 Link Twibbon Ucapan Kenaikan Yesus Kristus 2026, Cocok Dibagikan ke Media Sosial

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 07:48 WIB

Apakah 15 Mei 2026 Bank Buka? Cek Jadwal Operasional BRI hingga BCA

Apakah 15 Mei 2026 Bank Buka? Cek Jadwal Operasional BRI hingga BCA

Lifestyle | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:29 WIB

30 Ucapan Kenaikan Yesus Kristus 2026 dalam Bahasa Inggris, Penuh Makna dan Menyentuh

30 Ucapan Kenaikan Yesus Kristus 2026 dalam Bahasa Inggris, Penuh Makna dan Menyentuh

Lifestyle | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:56 WIB

Tanggal 14 Mei 2026 Libur Kenaikan Isa Almasih, Apakah Jumat 15 Mei Cuti Bersama?

Tanggal 14 Mei 2026 Libur Kenaikan Isa Almasih, Apakah Jumat 15 Mei Cuti Bersama?

Lifestyle | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:50 WIB

Apakah Jumat 15 Mei 2026 Libur? Ini Keputusan Resmi Pemerintah Soal Cuti Bersama

Apakah Jumat 15 Mei 2026 Libur? Ini Keputusan Resmi Pemerintah Soal Cuti Bersama

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:10 WIB

Hari Kenaikan Yesus Kristus Itu Apa? Simak Sejarah dan Makna Teologisnya

Hari Kenaikan Yesus Kristus Itu Apa? Simak Sejarah dan Makna Teologisnya

Lifestyle | Senin, 11 Mei 2026 | 11:39 WIB

Terkini

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:45 WIB

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 23:30 WIB

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:11 WIB

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 23:01 WIB

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 22:36 WIB

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 22:29 WIB

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

Surakarta | Minggu, 06 September 2026 | 22:27 WIB

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

Malang | Minggu, 06 September 2026 | 22:24 WIB

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

Kaltim | Minggu, 06 September 2026 | 22:21 WIB

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

Kalbar | Minggu, 06 September 2026 | 22:18 WIB

×