Syarat Koalisi Gerindra: Tentukan Biaya Pilpres Bersama

Laban Laisila

Senin, 14 April 2014 | 18:36 WIB
Syarat Koalisi Gerindra: Tentukan Biaya Pilpres Bersama
Prabowo Subianto, calon presiden Gerindra (Sumber: Antara/ Fahrul Jayadiputra)

Suara.com - Partai Gerindra bakal tidak sembarangan menggandeng partai lain untuk berkoalisi menghadapi pertarungan dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 mendatang.

Selain calon partai koalisi harus sejutu dengan bakal calon presiden Prabowo Subianto, partai koalisi juga mesti siap untuk diajak berbicara taktik.

“Ketika kami bekerjasama, kami akan berbicara taktik dan soal pembiayaan tentunya,” ujar Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon yang dihubungi suara.com.

Dia juga menyatakan tidak begitu saja bertemu dengan sejumlah partai dan langsung menawari koalisi.

“Kami ingin berbicara lebih dalam dulu. Bukan sekedar datang ke kantor partai orang, terus diajak koalisi,” kata Fadli Zon terkesan menyindir langkah yang dilakukan oleh bakal calon presiden dari PDI Perjuangan Joko Widodo.

Dia juga tidak menampik kalau Gerindra kemungkinan akan berkoalisi dengan lebih dari tiga partai di parlemen nanti.

“Kami ingin koalisi yang kuat di Palemen,” tegasnya.

Saat ini Gerindra sudah menemui sejumlah pejabat partai dengan perolehan kelas menengah berdasarkan hitung cepat sejumlah lembaga survei.

Gerindra sudah bertemu dengan PKS dan PKB yang juga jadi incaran PDI Perjuangan. Bahkan pada Sabtu (12/4/2014), Fadli Zon sempat bertemu dengan Sekjen Golkar Idrus Marham, kendati Golkar sudah punya calon presiden sendiri.

Dalam hitung cepat sementara sejumlah lembaga survei Pileg 2014, Gerindra memperoleh sekitar 12 sampai 13 persens suara secara nasional. Jumlah tersebut menempatan Gerindra pada posisi ke 3 di bawah Golkar.

Dengan hasil suara tersebut, Gerindra mau tidak mau harus berkoalisi dengan partai lain jika berkeras mengajukan Prabowo sebagai calon presiden.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hasil Hitung Resmi, PDIP Raih 44% Suara di Singapura

Hasil Hitung Resmi, PDIP Raih 44% Suara di Singapura

News | Senin, 14 April 2014 | 18:17 WIB

Akbar Kritik Perolehan Suara Golkar, Luhut: Suka-suka Dia

Akbar Kritik Perolehan Suara Golkar, Luhut: Suka-suka Dia

News | Senin, 14 April 2014 | 17:44 WIB

Ini Janji Gerindra Buat Calon Partai Koalisi

Ini Janji Gerindra Buat Calon Partai Koalisi

News | Senin, 14 April 2014 | 17:20 WIB

Indeks Saham Naik Bukan Karena Jokowi Effect

Indeks Saham Naik Bukan Karena Jokowi Effect

Bisnis | Senin, 14 April 2014 | 16:26 WIB

Dukung Jokowi? PBNU: Insya Allah

Dukung Jokowi? PBNU: Insya Allah

News | Senin, 14 April 2014 | 15:28 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×