Hasil Hitung Resmi, PDIP Raih 44% Suara di Singapura

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Senin, 14 April 2014 | 18:17 WIB
Hasil Hitung Resmi, PDIP Raih 44% Suara di Singapura
Suasana penghitungan suara Pileg 2014 oleh PPLN Singapura. (PPLN Singapura)

Suara.com - Satu lagi hasil penghitungan suara Pemilu Legislatif (Pileg) 9 April 2014 di luar negeri selesai dilakukan. Kali ini dari Singapura, hasil resmi penghitungan suara, sebagaimana disampaikan oleh pihak Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN), mencatatkan PDI Perjuangan (PDIP) unggul telak dengan capaian suara 44,02 persen.

Berdasarkan rilis media yang dikirimkan pihak PPLN Singapura, Senin (14/4/2014) siang, untuk pencoblosan langsung yang dilakukan di negeri itu pada 6 April, sudah selesai dihitung pada 9 April, lengkap dengan dijaga dan diawasi oleh para saksi parpol, pihak Panwaslu dan personel Mabes Polri. Sementara untuk surat suara hasil pemcoblosan yang dikirimkan melalui pos, baru selesai dihitung pada 12 April kemarin.

Disebutkan, suara sah yang masuk pada Pileg kali ini di Singapura sendiri adalah 22.233 surat suara, dengan suara tidak sah mencapai sebanyak 1.618 (total pemilih 23.851). Dari jumlah suara itu, menurut Ketua PPLN Singapura, Mirza Nurhidayat, sebanyak 13.073 pemilih melakukan pencoblosan langsung pada 6 April.

Hal ini menurut Mirza, merupakan suatu tantangan tersendiri bagi pihaknya, untuk memberikan pelayanan terbaik bagi belasan ribu pemilih yang mencoblos langsung di satu lokasi dalam waktu bersamaan. Namun berkat penggunaan teknologi barcode, serta penyediaan 36 TPS yang terdiri dari 144 bilik suara, proses pencoblosan dilaporkannya berlangsung lancar dan cepat.

Mengingat efektivitas penggunaan barcode tersebut, PPLN Singapura menurut Mirza pula, akan kembali menerapkan penggunaannya pada Pilpres bulan Juli mendatang. Dia mengklaim, penggunaan barcode pada Pileg lalu dapat meregistrasi pemilih dalam hitungan detik, sehingga rata-rata waktu yang dibutuhkan para pemilih adalah sekitar 10-15 menit, dari saat memasuki gerbang KBRI hingga selesai melakukan pencoblosan.

"Pada saat Pemilihan Presiden mendatang, PPLN akan kembali menerapkan barcode, dan menambah meja registrasi untuk mengantisipasi lonjakan jumlah pemilih," ujar Mirza.

Lebih jauh, Mirza pun menyampaikan ucapan terima kepada masyarakat Indonesia di Singapura, yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, profesional, ibu rumah tangga, penata laksana rumah tangga (PLRT), hingga pelaut, yang membantu pelaksanaan Pileg dengan menjadi anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) dan Panwaslu, serta kepada tim Mantap Brata dari Mabes Polri.

"Kami juga ucapkan terima kasih kepada KPU pusat, Pokja Pemilu Kemlu dan Bawaslu, atas kerja sama dan dukungannya, sehingga Pemilu Legislatif dapat berjalan lancar," ujarnya.

Sementara itu, juru bicara KBRI Singapura, Simon DI Soekarno, menyampaikan harapan agar warga Indonesia di Singapura lebih banyak berpartisipasi dalam Pilpres bulan Juli mendatang. "KBRI akan membantu PPLN Singapura secara penuh, dengan melakukan berbagai program sosialisasi, baik melalui media sosial maupun media lainnya, agar lebih banyak pemilih yang berpartisipasi dalam Pilpres mendatang," ujarnya.

Tingkat partisipasi warga Indonesia pada Pileg 2014 di Singapura sendiri tampaknya mengalami peningkatan tajam dibanding pada Pemilu 2009. Pada Pileg 2009, tercatat sebanyak 18.286 orang yang menggunakan hak pilihnya, baik melalui pencoblosan langsung maupun via pos. Sementara kali ini mencapai 23.851 orang, yang artinya terdapat lonjakan sebanyak 5.565 pemilih atau 30 persen.

Berikut hasil resmi penghitungan suara Pileg 2014 dari PPLN Singapura:
-PDIP meraih sebanyak 10.499 suara (44,02%)
-PAN sebanyak 2.989 suara (12,53%)
-Golkar sebanyak 1.961 suara (8,22%)
-Demokrat sebanyak 1.837 suara (7,7%)
-Gerindra sebanyak 1.666 suara (6,99%)
-PKB sebanyak 817 suara (3,43%)
-PKS sebanyak 759 suara (3,18 %)
-Hanura sebanyak 758 suara (3,18%)
-PPP sebanyak 453 suara (1,9%)
-Nasdem sebanyak 267 suara (1,12%)
-PKPI sebanyak 119 suara (0,50%)
-PBB sebanyak 108 suara (0,45%)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi-Puan Jabat Tangan Mahatir di Rumah Megawati

Jokowi-Puan Jabat Tangan Mahatir di Rumah Megawati

News | Senin, 14 April 2014 | 18:02 WIB

Akbar Kritik Perolehan Suara Golkar, Luhut: Suka-suka Dia

Akbar Kritik Perolehan Suara Golkar, Luhut: Suka-suka Dia

News | Senin, 14 April 2014 | 17:44 WIB

Ini Janji Gerindra Buat Calon Partai Koalisi

Ini Janji Gerindra Buat Calon Partai Koalisi

News | Senin, 14 April 2014 | 17:20 WIB

Indeks Saham Naik Bukan Karena Jokowi Effect

Indeks Saham Naik Bukan Karena Jokowi Effect

Bisnis | Senin, 14 April 2014 | 16:26 WIB

Jokowi Tidak Tahu Profilnya Masuk Soal UN

Jokowi Tidak Tahu Profilnya Masuk Soal UN

News | Senin, 14 April 2014 | 16:06 WIB

Dukung Jokowi? PBNU: Insya Allah

Dukung Jokowi? PBNU: Insya Allah

News | Senin, 14 April 2014 | 15:28 WIB

Terkini

Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi

Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:42 WIB

Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!

Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:33 WIB

Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia

Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:30 WIB

UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI

UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:26 WIB

Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah

Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:12 WIB

Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin

Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:06 WIB

Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai

Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:56 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:31 WIB

Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan

Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:28 WIB

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:08 WIB