Bersenjatakan Coklat Toblerone, Penumpang Paksa Pesawat Mendarat di Rusia

Liberty Jemadu

Jum'at, 18 April 2014 | 14:13 WIB
Bersenjatakan Coklat Toblerone, Penumpang Paksa Pesawat Mendarat di Rusia
Coklat Toblerone (Shutterstock).

Suara.com - Seorang penumpang pesawat Cathay Pacific, bersenjatakan sebatang coklat Toblerone, menodong awak pesawat tersebut untuk berputar arah ke Sochi, Rusia, agar dia bisa menonton Olimpiade Musim Dingin.

Fakta unik itu terungkap dalam sidang terdakwa Antti Oskari Manselius (23) di Hongkong, Cina, Kamis (17/4/2014). Ia ditahan dan diajukan ke pengadilan, selain karena mengancam dengan Toblerone, tetapi juga mengeluarkan ancaman bom palsu, dalam penerbangan dari Amsterdam ke Hong Kong pada 14 Februari silam.

Seperti yang dilaporkan South China Morning Post, Jumat (18/4/2014), Manselius yang warga Findlandia itu, menyatakan dirinya tidak bersalah dalam dua insiden itu. Di pengadilan dia bilang hanya ingin menghibur penumpang lain dan hanya bercanda.

Dua awak pesawat yang hadir sebagai saksi dalam sidang itu mengatakan melihat Manselius berjalan ke arah kokpit. Menggunakan dua selimut dari kelas ekonomi, dia membungkus kepalanya dan satu selimut lagi dikenakan seperti mantel. Dia memegang coklat Toblerone seperti orang yang memegang pedang.

"Dia berseru 'Saya akan merampok pesawat ini. Saya ingin menyaksikan Olimpiade di Sochi dan saya mau keluar dari pesawat sekarang'," tutur Leung Hiu-lun, salah satu awak pesawat yang menjadi saksi dalam sidang itu, "Dia (bicara) berapi-api. Dia membuat saya mengira dia benar-benar akan membahayakan pesawat itu."

Leung mengatakan Manselius tidak melakukan aksi kekerasan. Dia hanya melambaik-lambaikan coklat itu saat bicara. Kepadanya Leung mengatakan bahwa itu adalah penerbangan langsung dan tidak akan berhenti di Rusia.

Manselius kemudian diborgol atas perintah kapten pesawat.

"Seorang warga Findlandia, seorang mantan polisi, dan pelatih keamanan kru pesawat memborgol Manselius dengan bantuan manajer kru kabin. Mereka juga memborgol kakinya dan mengeratkan ikatannya di kursi menggunakan sabuk pengaman tambahan," tulis South China Morning Post.

Setelah menu sarapan dihidangkan, Manselius jatuh tertidur. Manselius ditahan di Hong Kong dan kemudian dibawa untuk diperiksa oleh psikiater.

Sidang atas Manselius akan dilanjutkan pada Rabu (23/4/2014). (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua Benda Berukuran "Relatif Besar" Dilihat Kru Pencari MH370

Dua Benda Berukuran "Relatif Besar" Dilihat Kru Pencari MH370

News | Senin, 24 Maret 2014 | 13:07 WIB

Teka-teki Hilangnya Data Penerbangan di Simulator Milik Pilot MH370

Teka-teki Hilangnya Data Penerbangan di Simulator Milik Pilot MH370

News | Senin, 24 Maret 2014 | 10:41 WIB

Pesawat MH370 Tak Kunjung Ditemukan, Anggaran AS Kian Menipis

Pesawat MH370 Tak Kunjung Ditemukan, Anggaran AS Kian Menipis

News | Minggu, 23 Maret 2014 | 06:13 WIB

Terinspirasi Dukun Pencari MH370, Muncul Game "Bomoh Rescue Run"

Terinspirasi Dukun Pencari MH370, Muncul Game "Bomoh Rescue Run"

Tekno | Jum'at, 21 Maret 2014 | 14:28 WIB

Pilot MAS MH370 Diduga Menelepon Seseorang Sebelum Lepas Landas

Pilot MAS MH370 Diduga Menelepon Seseorang Sebelum Lepas Landas

News | Jum'at, 21 Maret 2014 | 09:04 WIB

Terkini

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB