KPU Jabar Tunda Penetapan Perhitungan Suara Pemilu

Ardi Mandiri

Selasa, 06 Mei 2014 | 07:58 WIB
 KPU Jabar Tunda Penetapan Perhitungan Suara Pemilu
Surat suara Pemilu Legislatif. (Antara/M.Ali Khumaini)

Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat menunda penetapan perhitungan suara Pemilu 2014. Itu disebabkan beberapa daerah masih menyelesaikan pencermatan data sesuai dengan rekomendasi Badan Pengawas Pemilu.

Ketua KPU Jawa Barat, Yayat Hidayat, saat Rapat Pleno Pencermatan Perhitungan Suara Pemilu 2014 di Bandung, Selasa (6/5/2014) dinihari, menyatakan kekecewaannya terhadap kinerja KPU Kota Cimahi dan KPU Kabupaten Cianjur yang tidak memanfaatkan waktunya untuk melakukan pencermatan data, sehingga menghambat penetapan yang agendanya selesai pada Senin (5/5).

KPU Jabar membatalkan hasil pencermatan yang dilakukan KPU Kabupaten Cianjur dan Kota Cimahi dan menunda paparan dari Kota Cirebon dan Kota Bekasi karena ketidakhadiran anggota Panitia Pengawas Pemilu sehingga rapat pleno akan dilanjutkan pada Selasa siang.

Bawaslu Jabar memberikan rekomendasi kepada KPU Jabar untuk melakukan pencermatan data hasil penghitungan suara di 15 daerah yaitu Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Garut, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kabupaten Karawang, Kabupaten Bogor, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Ciamis, Kota Depok, dan Kota Bekasi.

Dalam rapat pleno tersebut, saksi dari Partai Gerindra Radhar Tri Baskoro menyatakan tidak akan mengikuti sidang selanjutnya karena validasi yang dilakukan KPU Jabar hanya membuang uang negara.

"Menurut saya rapat pleno ini tidak benar karena KPU sebagai terlapor melakukan pencermatan data tanpa melibatkan pelapor, yang terlapor KPU dan yang melakukan validasi KPU dan jajarannya. Ini sia-sia," ujarnya.

"Seharusnya pelapor dilibatkan dalam proses pencermatan karena kita memiliki data tersendiri bukan hanya mendapatkan data dari hasil pencermatan saja," ujarnya.

Senada dengan Radhar, saksi dari PAN Enjang Tedi mengatakan rapat pleno ini tidak menjawab keresahan seluruh pelapor karena pada Pemilu 2014 telah terjadi penggelembungan suara besar-besaran di seluruh dapil.

"Kami sesungguhnya melaporkan beberapa contoh kasus saja sebagai gambaran terjadinya penggelembungan suara dan ternyata pembahasan dibatasi hanya kasus yang dilaporkan namun tidak secara keseluruhan," ujarnya.

"Saya kecewa dengan kinerja Bawaslu yang kurang cermat menindaklanjuti seluruh laporan dari masyarakat, partai politik maupun caleg. Saya merasa laporan kami menjadi sia-sia," katanya.

Berdasarkan hasil pencermatan, KPU Jabar baru dapat menetapkan hasil penghitungan suara DPR RI untuk daerah pemilihan V yaitu Kabupaten Bogor, dapil VII (Kabupaten Karawang, Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Bekasi), dan dapil X (Kabupaten Kuningan, Kabupaten Ciamis dan Kota Banjar).

Untuk DPRD Provinsi, KPU Jabar baru menetapkan empat dapil yaitu dapil II (Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat), dapil V (Kabupaten Bogor), dapil VII (Kabupaten Bekasi) dan dapil XI (Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya). (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Taktik Politik Kebisingan: Saat Skandal Sengaja Ditumpuk agar Publik Lupa

Taktik Politik Kebisingan: Saat Skandal Sengaja Ditumpuk agar Publik Lupa

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:20 WIB

Ahmad Doli Kurnia Diseret dalam Isu Munaslub Golkar 29 November, Tegaskan Tak Tahu Menahu

Ahmad Doli Kurnia Diseret dalam Isu Munaslub Golkar 29 November, Tegaskan Tak Tahu Menahu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:03 WIB

Jebakan Politik Belas Kasihan: Mengapa Orang Mudah Menangisi Pejabat?

Jebakan Politik Belas Kasihan: Mengapa Orang Mudah Menangisi Pejabat?

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 16:15 WIB

Wacana Pemakzulan Gibran Menguat, Tapi Elite Parpol Masih Main di Balik Layar

Wacana Pemakzulan Gibran Menguat, Tapi Elite Parpol Masih Main di Balik Layar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 11:36 WIB

Respons Tenang Jokowi saat Disinggung Isu Pemakzulan Gibran

Respons Tenang Jokowi saat Disinggung Isu Pemakzulan Gibran

News | Jum'at, 06 November 2026 | 10:07 WIB

Bukan Hanya Kumpul Biasa, Saatnya Klub Buku Memiliki Kekuatan Politik Baru

Bukan Hanya Kumpul Biasa, Saatnya Klub Buku Memiliki Kekuatan Politik Baru

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 17:55 WIB

Survei Bilang Anak Muda Muak Politik, Kok Paling Vokal Mengawal Kebijakan?

Survei Bilang Anak Muda Muak Politik, Kok Paling Vokal Mengawal Kebijakan?

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 19:15 WIB

Pemimpin Kuat vs Pemimpin Dominan: Mengenali Perbedaan Telak Keduanya

Pemimpin Kuat vs Pemimpin Dominan: Mengenali Perbedaan Telak Keduanya

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 11:50 WIB

Usai Terseret Kasus Penyadapan, Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP

Usai Terseret Kasus Penyadapan, Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP

Foto | Kamis, 05 November 2026 | 06:00 WIB

Strategi Politik Kebisingan: Mengapa Isu Sengaja Dibiarkan Tumpang Tindih?

Strategi Politik Kebisingan: Mengapa Isu Sengaja Dibiarkan Tumpang Tindih?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:20 WIB

Terkini

Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Wamen HAM Desak RUU Penyadapan Segera Dibahas

Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Wamen HAM Desak RUU Penyadapan Segera Dibahas

News | Minggu, 08 November 2026 | 20:24 WIB

PB Alkhairaat Dukung Prabowo Bersihkan Anasir Pengganggu Stabilitas Nasional

PB Alkhairaat Dukung Prabowo Bersihkan Anasir Pengganggu Stabilitas Nasional

News | Minggu, 08 November 2026 | 20:16 WIB

Rekor 124 Gol Tercipta! MLSC Garut Seri 1 Dorong Optimisme Lahirkan Srikandi Muda Priangan Timur

Rekor 124 Gol Tercipta! MLSC Garut Seri 1 Dorong Optimisme Lahirkan Srikandi Muda Priangan Timur

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 20:10 WIB

4 Cara Cek Tilang Elektronik (ETLE) Online, Cepat dan Antiribet

4 Cara Cek Tilang Elektronik (ETLE) Online, Cepat dan Antiribet

Otomotif | Minggu, 08 November 2026 | 19:54 WIB

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:53 WIB

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:48 WIB

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:41 WIB

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:40 WIB

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:34 WIB

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:10 WIB

×