Kader Muda Golkar Curhat Lewat Blog Pribadi

Laban Laisila Suara.Com
Rabu, 21 Mei 2014 | 14:28 WIB
Kader Muda Golkar Curhat Lewat Blog Pribadi
Simpatisan Partai Golkar mengecat tubuh dengan warna kuning. (Antara/Zainudin MN)

Suara.com - Kader muda Partai Golkar yang juga inisiator Forum Paradigma Gerakan Muda Indonesia (FPGMI), Indra Piliang, lewat blog pribadinya menulis keluh kesah soal sikap puluhan kader partai beringin yang memilih mendukung Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK), ketimbang pasangan Prabowo-Hatta Rajasa.

Keluh kesah alias curhat yang diberi judul  “Agar Jusuf Kalla Tak Sebatang Kara” itu becerita tentang alasan para kader memilih pasangan Jokowi-JK.

Tulisan Indra yang sebelumnya pernah dikenal sebagai  pengamat politik tersebut juga menuding dengan kalimat yang lebih halus, kalau Golkar sedang berdagang dengan menyitir lagu lawas Ebiet G Ade yang salah satu syairnya  berdendang “dari Pintu ke pintu”.

Dalam curhatannya, Indra tidak sepenuhnya menyalahkan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie (Ical) yang dipujinya sudah berbuat maksimal.

Tapi Indra menuliskan jelas soal adanya politisi di sekitar Ical yang membuat Golkar gagal mengambil sikap yang terbaik untuk Golkar.

“Kami seperti melihat seorang panglima perang yang terluka, dengan pasukan yang kalah di sejumlah pertempuran. Ternyata, ketika mencari kawan koalisi malah mendapatkan gergaji-gergaji tajam yg makin menyudutkannya, meruntuhkan jembatan komunikasi yang sudah dibangunnya,” tulis Indra.

Tanpa menyebutkan satu namapun, Indra melanjutkan ada upaya yang membuat JK dan ARB tidak akur serta berujung pada dukungan Golkar untuk Prabowo-Hatta.

“Bagi kami, ini adalah politik adu domba yang tidak disadari oleh mereka yang mengambil keuntungan dari soal ini,” serunya.

Indra melanjutkan, kalau dirinya tidak mau terjebak dalam situasi politk 2004 dimana Partai Golkar malah tidak mendukung  serius kader terbaiknya sendiri  maju dalam Pilpres. Untuk alasan itulah kader muda menolak putusan dukungan ke Prabowo.

“Biarkan kami berdiri sejenak, bersama Jusuf Kalla, dalam waktu yang tak lama ketika kampanye Pilpres ini. Biar sejarah yang menilai, apakah pilihan kami salah atau benar,” tutup Indra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI