PB NU Tidak Dukung Salah Satu Pasangan Capres-Cawapres

Doddy Rosadi

Kamis, 22 Mei 2014 | 15:18 WIB
PB NU Tidak Dukung Salah Satu Pasangan Capres-Cawapres
Logo PB NU

Suara.com - Ketua Tanfidziyyah Nadhaltul Ulama Slamet Effendy Yusuf memastikan tidak ada perpecahan di tubuh NU. Kata dia, PB NU tidak pernah melarang warganya untuk mendukung salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden.

Slamet menambahkan, apabila pimpinan Tanfidziyyah NU yang menyatakan mendukung salah satu capres-cawapres maka itu merupakan preferensi pribadi dan tidak mengatasnamakan NU.

“PB NU tidak akan pernah menyatakan pro ke salah satu pasangan capres-cawapres. Kalau ada yang mendukung itu sifatnya pribadi dan bukan atas nama NU. Secara khittahnya, NU bukan organisasi yang menyatakan preferensi secara organisasi kepada salah satu pasangan capres-cawapres,” kata Slamet kepada suara.com melalui sambungan telepon, Kamis (22/5/2014).

Slamet menambahkan, Ketua Umum Tanfidziyyah PB NU Said Agil Siradj sudah menyatakan dukungannya kepada pasangan Prabowo-Hatta Rajasa. Sedangkan Wakil Ketua Umum As’ad Said Ali mendukung pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Kata dia, Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum tidak akan membawa massa NU untuk mendukung pasangan yang mereka dukung.

“Kalau mereka melakukan itu, berarti mereka tidak tahu posisi NU sebenarnya. Masa Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum tidak tahu. Jadi sekali lagi saya sampaikan, tidak ada satu pasangan pun yang bisa mengklaim mendapat dukungan dari PB NU secara organisasi. Yang ada adalah dukungan dari warga NU secara pribadi bukan mewakili organisasi,” pungkas Slamet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini 4 Partai yang Dukungan Kadernya Terbelah di Pilpres 2014

Ini 4 Partai yang Dukungan Kadernya Terbelah di Pilpres 2014

News | Kamis, 22 Mei 2014 | 14:28 WIB

Prabowo: Yang Tak Mau Jadi Antek Asing, Ayo Gabung

Prabowo: Yang Tak Mau Jadi Antek Asing, Ayo Gabung

News | Kamis, 22 Mei 2014 | 13:59 WIB

Mahfud MD akan Ikut Rapat Tim Sukses Prabowo - Hatta Sore Ini

Mahfud MD akan Ikut Rapat Tim Sukses Prabowo - Hatta Sore Ini

News | Kamis, 22 Mei 2014 | 13:35 WIB

Capres-Cawapres yang Gagal Tes Kesehatan Harus Diganti

Capres-Cawapres yang Gagal Tes Kesehatan Harus Diganti

News | Kamis, 22 Mei 2014 | 13:26 WIB

Tiga Ormas Pendiri Golkar Minta Kader Pendukung Jokowi Tak Dipecat

Tiga Ormas Pendiri Golkar Minta Kader Pendukung Jokowi Tak Dipecat

News | Kamis, 22 Mei 2014 | 13:13 WIB

Gerindra Gelar Rakor Pemantapan Pemenangan Pilpres

Gerindra Gelar Rakor Pemantapan Pemenangan Pilpres

News | Kamis, 22 Mei 2014 | 11:58 WIB

Terkini

Kemenangan Harga Mati! Ini Kata-kata John Herdman Jelang Timnas Indonesia vs Singapura Besok

Kemenangan Harga Mati! Ini Kata-kata John Herdman Jelang Timnas Indonesia vs Singapura Besok

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 18:33 WIB

Dorong Parliamentary Threshold 6 Persen, Said Abdullah Sebut PDIP Konsisten Sejak Awal

Dorong Parliamentary Threshold 6 Persen, Said Abdullah Sebut PDIP Konsisten Sejak Awal

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:29 WIB

Mengapa Reward Harian dalam Game Bisa Membuat Pemain Lebih Hemat?

Mengapa Reward Harian dalam Game Bisa Membuat Pemain Lebih Hemat?

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 18:29 WIB

Korupsi Pengadaan Lahan Rorotan, Yoory Pinontoan Cs Didakwa Rugikan Negara Rp80 Miliar

Korupsi Pengadaan Lahan Rorotan, Yoory Pinontoan Cs Didakwa Rugikan Negara Rp80 Miliar

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:26 WIB

Niti Rumat: Ketika Kurator Seni Rupa Tak Hanya Pameran, tapi Juga Merawat Sejarah

Niti Rumat: Ketika Kurator Seni Rupa Tak Hanya Pameran, tapi Juga Merawat Sejarah

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 18:25 WIB

Heran Eks Dirjen PHU Tak Akui BAP di Sidang Kasus Haji, Hakim: Mungkin Penyidiknya Halu

Heran Eks Dirjen PHU Tak Akui BAP di Sidang Kasus Haji, Hakim: Mungkin Penyidiknya Halu

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:22 WIB

Jokowi Jawab Gugatan Pendidikan Gibran di MK: Mengapa Singgung Paket C?

Jokowi Jawab Gugatan Pendidikan Gibran di MK: Mengapa Singgung Paket C?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 18:19 WIB

Cegah Spekulasi Liar, DPR Minta Imipas Buka-bukaan Soal Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Cegah Spekulasi Liar, DPR Minta Imipas Buka-bukaan Soal Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:18 WIB

Bukan Buat Perang, Ini Alasan RI Butuh Kapal Induk

Bukan Buat Perang, Ini Alasan RI Butuh Kapal Induk

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 18:15 WIB

Kuliah Gratis di PTN Dinilai Bisa Bikin PTS Kolaps, Pemerintah Diminta Siap-siap

Kuliah Gratis di PTN Dinilai Bisa Bikin PTS Kolaps, Pemerintah Diminta Siap-siap

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:14 WIB

×