Dinilai Lamban Tuntaskan Kasus JIS, Polisi Imbau Orangtua Lain Melapor

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Rabu, 28 Mei 2014 | 19:39 WIB
Dinilai Lamban Tuntaskan Kasus JIS, Polisi Imbau Orangtua Lain Melapor
Jakarta International School (JIS), Jakarta Selatan [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Banyaknya pihak dan kelompok masyarakat, termasuk para psikolog, yang menilai kinerja polisi lamban dalam menuntaskan kasus pelecehan seksual di Jakarta International School (JIS), coba ditepiskan oleh pihak kepolisian.

Menanggapi pandangan dan pernyataan miring berbagai kalangan tersebut, polisi mengatakan bahwa pihaknya sudah bekerja dengan cepat, bahkan berusaha lebih cepat lagi. Hanya saja disebutkan, yang menjadi kendala bagi pihak penyidik adalah ketidakberanian orang tua korban lainnya melaporkan kasus yang menimpa anaknya kepada polisi.

"Polisi harus bergerak cepat. Betul, tidak salah itu. Cuma kita tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu, perlu kerja sama dengan orang tua, khususnya orang tua yang anaknya jadi korban," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (28/5/2014).

Rikwanto pun menyarankan agar keluarga korban tidak segan-segan mendatangi pihak penyidik guna melaporkan kejadian tersebut. Atau jika tidak, pihaknya menurutnya bisa datang ke tempat mereka. Ditegaskannya, masalahnya adalah bagaimana mungkin polisi melakukan sesuatu tanpa ada laporan.

"Jangan segan untuk melapor, menyampaikan. Jangan cerita ke mana-mana. Lapor kepada kita, atau kita yang datang. Dengan laporan tersebut, maka kita akan bertindak," tambahnya.

Diketahui, belakangan ini pengacara korban, OC Kaligis, kerap mengeluhkan kinerja polisi yang lamban. Lebih jauh, pakar Psikologi Forensik Polri, Reza Indragiri Amriel, menilai bahwa kelambanan kinerja polisi ini dapat menimbulkan stigmatisasi publik terhadap polisi.

"Tidak hanya skeptisisme, tetapi juga timbul stigmatisasi publik," kata Reza, ketika dibubungi Suara.com, Rabu (28/5) pagi.

Terkait banyaknya penilaian tersebut, polisi pun menyarankan kepada media agar meluruskan pemberitaan di mana seolah-olah sudah banyak korban yang diketahui oleh polisi namun tidak ditangani.

"Makanya, kami juga sarankan kepada media agar meluruskan isu-isu yang berkembang. Kami baru mengetahui satu korban, karena hanya itu yang melapor. Kalau korban yang banyak beredar, itu kita tidak terima laporannya," tegas Rikwanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diduga Cabuli Korban, Bocah SMP Dilaporkan ke Polisi

Diduga Cabuli Korban, Bocah SMP Dilaporkan ke Polisi

News | Rabu, 28 Mei 2014 | 10:54 WIB

Psikolog: Penyidikan Sodomi JIS Harus Dilimpahkan ke Mabes Polri

Psikolog: Penyidikan Sodomi JIS Harus Dilimpahkan ke Mabes Polri

News | Rabu, 28 Mei 2014 | 10:36 WIB

Terkini

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

News | Rabu, 15 April 2026 | 00:14 WIB

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

News | Selasa, 14 April 2026 | 23:49 WIB

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

News | Selasa, 14 April 2026 | 22:14 WIB

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:51 WIB

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:45 WIB

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:07 WIB

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:35 WIB

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:31 WIB

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:08 WIB

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:39 WIB