Jumlah Titik Panas di Riau Menyusut Menjadi 21

Liberty Jemadu

Selasa, 17 Juni 2014 | 23:31 WIB
Jumlah Titik Panas di Riau Menyusut Menjadi 21
Kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Pelalawan, Riau [Antara/Taufan Razzak]

Suara.com - Satelit National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) 18 milik Amerika Serikat yang dioperasikan Singapura merekam penyusutan jumlah titik panas (hotspot) di Riau yang tadinya mencapai 60 titik menjadi hanya 21.

"Total titik panas di Sumatera ada 61, namun di Riau hanya 21 titik," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Said Saqlul Amri kepada pers di Pekanbaru lewat pesan elektronik yang diterima, Selasa malam (17/6/2014).

Menurut Said, itu merupakan jumlah titik panas yang terekam satelit pada Selasa sekitar pukul 17.00 WIB.

Hotspot terbanyak menurut data yang dirilis BPBD Riau, berada di Kabupaten Indragiri Hulu yakni lima titik, tersebar di Kecamatan Pranap (4 titik) dan di batang Cinaku. Titik panas lain juga terekam di Kabupaten Pelalawan, yakni sebanyak empat titik berada di Kecamatan Pangkalan Kuras (3), dan Ukui (1).

Sementara di Kabupaten Bengkalis ada tiga titik panas, yang berlokasi di Kecamatan Rupat dan di Indragiri Hilir juga ada tiga titik, meliputi Kecamatan Keritang, Kempas, dan Gaung Anak Serka.

Selebihnya titik panas berada di Kabupaten Kampar (2), Kuantan Singingi (2), dan Kota Dumai juga sebanyak dua titik panas.

Sebelumnya pada Senin (16/6) pukul 17.00 WIB, Satelit NOAA 18 merekam sebanyak 60 titik panas (hotspot) di daratan Provinsi Riau. Data Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Asap Riau mengatakan titik panas terbanyak berada di wilayah Kabupaten Rokan Hilir, yakni mencapai 23 titik.

Kemudian 15 titik panas lainnya terdeteksi oleh NOAA 18 berada di Kabuapaten Pelalawan. Selanjutnya di Kabupaten Indragiri Hulur terdeteksi ada lima titik panas, dan di Rokan Hulu terekam sebanyak empat titik yang tersebar di sejumlah wilayah kecamatan.

Begitu juga di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir, NOAA 18 merekam keberadaan empat titik panas dan di Kuantan Singingi sebanyak tiga titik.

Hotspot juga terdeteksi di Kabupaten Bengkalis (2), Kampar (2), Siak (1), serta Kota Dumai (1).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wapres: Kurangi Risiko Kebakaran Hutan

Wapres: Kurangi Risiko Kebakaran Hutan

Bisnis | Kamis, 12 Juni 2014 | 16:45 WIB

Kebakaran Hutan Paksa Warga di 15 Ribu Rumah Mengungsi

Kebakaran Hutan Paksa Warga di 15 Ribu Rumah Mengungsi

News | Kamis, 15 Mei 2014 | 05:14 WIB

Tiga Cara Mencegah Kebakaran Hutan versi Menteri LH

Tiga Cara Mencegah Kebakaran Hutan versi Menteri LH

Bisnis | Sabtu, 19 April 2014 | 06:58 WIB

Polda Riau Tetapkan 116 Tersangka Pembakar Hutan

Polda Riau Tetapkan 116 Tersangka Pembakar Hutan

News | Senin, 07 April 2014 | 13:13 WIB

Hotspot Masih Terdeteksi, Meski BMKG Nyatakan Riau Masuk Musim Hujan

Hotspot Masih Terdeteksi, Meski BMKG Nyatakan Riau Masuk Musim Hujan

News | Jum'at, 04 April 2014 | 12:23 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×