KPU Tidak Akan Gelar Pencoblosan Ulang di Hongkong

Laban Laisila

Senin, 07 Juli 2014 | 15:34 WIB
KPU Tidak Akan Gelar Pencoblosan Ulang di Hongkong
Ketua KPU Husni Kamil Manik [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik memastikan tidak akan menggelar pencoblosan ulang di Hongkong, menyusul kasus kericuhan di TPS Victoria Park, Hongkong, Minggu (6/7/2014).

Husni yang ditemui di kantor KPU Jalan Imam Bonjol no.29, Jakarta Pusat, Senin (7/7/2014), tetap berkeras kalau kericuhan dipicu karena memang alasan waktu pencoblosan yang sudah usai.

"Jadi pemungutan suara itu kan memang harus dipastikan mulai jam berapa dan berakhir jam berapa. Karena khusus untuk Hongkong pemilih kita itu terdaftar itu diatas 100 ribu, jadi kita menggunakan fasilitas umum. Itu sudah merupakan sesuatu yang baik dibandingkan negara lain," kata Husni.

Dia menjelaskan pemerintah setempat hanya memberikan waktu pencoblosan yang menggunakan fasilitas publik hanya pukul 17.00 waktu setempat.

“Kan sama saja kalau sudah jam 13:00 (di dalam negeri), setelah itu datang puluhan ribu orang mengatakan belum tedaftar ya tidak bisa dilayani. Tetapi kalau belum penutupan mereka datang dan antrean datang itu dilayani, dan mereka itu datang setelah ditutup," ujar Husni lagi.

Mengenai 100 ribu pemilih yang memberikan suaranya di Hongkong, Husni juga mengatakan tidakan tidak ada standar baku tempat pencoblosan,

“Kalau di dalam negeri 800 per TPS. Kalau di LN kita lebih fleksibel tergantung bagaimana mereka mengelola di LN," sambung Husni.

Dia sekaligus menjelaskan, khusus untuk di Hongkong, WNI yang mencoblos di TPS hanya berjumlah 25 ribu orang saja. Sementara sisanya melalui fasilitas dua pelayanan lain yang disediakan, yakni melalui kiriman pos dan drop box.

Seperti diketahui, pencoblosan yang berlangsung di Victoria Park, Hong Kong, berlangsung ricuh. Sebagian buruh migran Asal Indonesia merubuhkan pagar lantaran kesal dengan tindakan Panitia Pemilihan Luar Negeri yang sudah menutup tempat pemungutan suara dengan alasan waktu sudah habis, padahal mereka belum memberikan hak suara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Luna Maya Berharap Pilpres Damai

Luna Maya Berharap Pilpres Damai

Entertainment | Senin, 07 Juli 2014 | 16:00 WIB

 Ricuh Pilpres 2014 di Hongkong

Ricuh Pilpres 2014 di Hongkong

Video | Senin, 07 Juli 2014 | 15:30 WIB

Hatta Rajasa Berencana Mencoblos di Kampung Halaman

Hatta Rajasa Berencana Mencoblos di Kampung Halaman

News | Senin, 07 Juli 2014 | 15:30 WIB

Buntut Ricuh di Hongkong, KPU Bantah Ada Komisioner Tak Netral

Buntut Ricuh di Hongkong, KPU Bantah Ada Komisioner Tak Netral

News | Senin, 07 Juli 2014 | 15:23 WIB

Terkini

Paradoks Megapolitan Jakarta: Modal Manusia Melesat ke-23 Dunia, Tapi Kualitas Hidup Tercecer

Paradoks Megapolitan Jakarta: Modal Manusia Melesat ke-23 Dunia, Tapi Kualitas Hidup Tercecer

News | Senin, 28 September 2026 | 18:57 WIB

Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Malaysia: Mitchell Baker Cadangan, Haye Main Dari Awal

Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Malaysia: Mitchell Baker Cadangan, Haye Main Dari Awal

Bola | Senin, 28 September 2026 | 18:55 WIB

Erajaya Buka-bukaan Strategi Bisnis Ritel Makanan dan Minuman

Erajaya Buka-bukaan Strategi Bisnis Ritel Makanan dan Minuman

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 18:55 WIB

Buka Rekening di IMIFEST 2026, Nasabah Baru BRI Langsung Dapat Cashback!

Buka Rekening di IMIFEST 2026, Nasabah Baru BRI Langsung Dapat Cashback!

Bri | Senin, 28 September 2026 | 18:53 WIB

Buntut Tewasnya ASN, Amnesty Desak Pemerintah Hentikan Latsamir Komcad

Buntut Tewasnya ASN, Amnesty Desak Pemerintah Hentikan Latsamir Komcad

News | Senin, 28 September 2026 | 18:52 WIB

Transaksi Derivatif Kripto CFX Melonjak 50% Jadi Rp5,98 Triliun Sepanjang Agustus

Transaksi Derivatif Kripto CFX Melonjak 50% Jadi Rp5,98 Triliun Sepanjang Agustus

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 18:51 WIB

Pakai Viva Queen White Advance Day Cream SPF 30 PA+++ Perlu Sunscreen Tambahan atau Tidak?

Pakai Viva Queen White Advance Day Cream SPF 30 PA+++ Perlu Sunscreen Tambahan atau Tidak?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 18:50 WIB

Pengadilan Pajak Dialihkan ke MA Akhir Tahun, Kemenkeu Siapkan Masa Transisi SDM & IT

Pengadilan Pajak Dialihkan ke MA Akhir Tahun, Kemenkeu Siapkan Masa Transisi SDM & IT

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 18:50 WIB

Dari Warkop DKI hingga Pandji: Menelusuri Komedi Sebagai Alat Perlawanan

Dari Warkop DKI hingga Pandji: Menelusuri Komedi Sebagai Alat Perlawanan

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 18:50 WIB

Jakarta Kian Padat, Pemprov Siapkan 11 Rumah Susun Baru pada 2027

Jakarta Kian Padat, Pemprov Siapkan 11 Rumah Susun Baru pada 2027

Foto | Senin, 28 September 2026 | 18:46 WIB

×