Kader Demokrat dan Hanura Membelot

Laban Laisila

Senin, 07 Juli 2014 | 16:51 WIB
Kader Demokrat dan Hanura Membelot
Pengumuman laporan harta kekayaan Capres-Cawapres Pemilu Presiden 2014 di Ruang Sidang Utama KPU Jakarta, Selasa (1/7). [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Network mengungkapkan hasil jajak pendapat yang menyebut, kader Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan Partai Demokrat tidak mengikuti keputusan partainya dalam mendukung pasangan capres cawapres.

Seperti diketahui Partai Hanura, yang merupakan partai pendukung Joko Widodo dan Jusuf Kalla, ternyata lebih banyak mendukung capres nomor urut satu Prabow-Hatta.

"Jokowi-JK (di Hanura) meraup 34,46 persen, sementara Prabowo Hatta meraup 54,80 persen suara,” kata peneliti LSI Fitri Hari di Jakarta, Senin (7/7/2014).

Sebaliknya, Partai Demokrat, yang sudah resmi memihak Prabowo-Hatta, terekam lebih banyak anggota partainya mendukung pasangan Jokowi-JK.

"Sementara pemilih Partai Demokrat masih banyak yang mendukung pasangan Jokowi JK 51,93 persen sementara Prabowo Hatta hanya mendapatkan 46,00 persen suara," lanjut Fitri.

Banyak kader-kader partai yang tidak mengikuti kehendak atau pilihan ketua umumnya. Hal ini dikarenakan adanya perbedaan pandangan. Selain itu, ada yang beralasan karena tidak sesuai dengan aturan partainya.

Kader atau simpatisan Partai Demokrat seperti Ruhut Sitompul, Hayono Isman adalah salah satu contoh yang berpandangan berbeda dengan intruksi ketua umumnya, dengan memutuskan pasangan Jokowi-JK.

Sementara sebaliknya ada Rustrianingsih, mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah, kader PDI Perjuangan memilih memihak kepada pasangan Prabowo-Hatta.

Survei yang dilakukan di 33 Propinsi di Indonesia ini  menggunakan metode baku LSI sejak tahun 2004, yaitu metode acak bertingkat atau multistage random sampling.

Survei melibatkan 2.400 responden yang diwawancarai secara tatap muka dengan margin of errornya 2 persen pada periode 2-5 Juli 2014.

Tidak hanya metode dasar tersebut, survei ini juga dilengkapi dengan riset kuantitatif melalui wawancara mendalam dan media analisis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Takut Kalah, Pendukung Jokowi-JK Semakin Banyak

Takut Kalah, Pendukung Jokowi-JK Semakin Banyak

News | Senin, 07 Juli 2014 | 16:43 WIB

MUI: Hadapi Pilpres dengan Niat Baik

MUI: Hadapi Pilpres dengan Niat Baik

News | Senin, 07 Juli 2014 | 16:23 WIB

Hasil Survei Lima Lembaga terhadap Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK

Hasil Survei Lima Lembaga terhadap Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK

News | Senin, 07 Juli 2014 | 16:13 WIB

Hindari Kecurangan, Polisi Ikut Catat Hasil di TPS

Hindari Kecurangan, Polisi Ikut Catat Hasil di TPS

News | Senin, 07 Juli 2014 | 16:07 WIB

Luna Maya Berharap Pilpres Damai

Luna Maya Berharap Pilpres Damai

Entertainment | Senin, 07 Juli 2014 | 16:00 WIB

Terkini

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

×