Takut Kalah, Pendukung Jokowi-JK Semakin Banyak

Siswanto

Senin, 07 Juli 2014 | 16:43 WIB
Takut Kalah, Pendukung Jokowi-JK Semakin Banyak
Foto selfie pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Twitter @Pak_JK)

Suara.com - Lingkaran Survei Indonesia Network merilis kenaikan elektabilitas pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla tiga hari menjelang pemungutan suara, 9 Juli 2014.

Menurut peneliti LSI, Fitri Hari, peningkatan elektabilitas pasangan nomor urut dua ini tak lepas dari masuknya pendukung Prabowo Subianto - Hatta Rajasa.

"Pada survei kali ini, elektabilitas kedua pasangan calon menunjukkan dinamika yang berbeda, di mana elektabilitas Jokowi-JK mengalami peningkatan, ujarnya  saat memaparkan hasil survei terbaru LSI Network di Graha Dua Rajawali, Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (7/7/2014).

Ia mengungkapkan, salah satu alasannya adalah karena adanya penguatan pada wong cilik yang lebih banyak memilih pasangan tersebut. Ini efek dari kampanye masif door to door yang dilakukan relawan Jokowi-JK di provinsi-provinsi yang strategis.

Selain itu, kampanye yang melibatkan endorsement tokoh-tokoh berintegritas tinggi, seperti gerakan artis yang mengusung tema 'akhirnya memilih Jokowi.'

Tidak hanya itu, dipublikasikannya isu dan program yang lebih fresh, baru, dan konkrit dalam seminggu terakhir. Isu dan program tersebut di antaranya berupa janji tiga peraturan presiden dalam 100 hari, lima kontrak dengan rakyat, dan sembilan program nyata yang dipublikasikan lewat serangan darat.

Dan alasan terakhir ialah bergeraknya mesin pendukung Jokowi - JK, baik partai maupun relawan, secara masif.

Pergerakan relawan secara masif ke tengah masyarakat, menurut Fitri, terjadi karena adanya bayangan kekalahan terhadap Jokowi-JK.

"Salah satu pemicu bergeraknya mesin partai dan relawan secara masif adalah karena munculnya bayangan kekalahan bagi kubu Jokowi-JK," katanya.

Kendati demikian, posisi Jokowi belum aman. Ia mengatakan, "Meski unggul dan kembali menunjukkan tren positif, pasangan Jokowi JK belum aman dan dipastikan menang karena masih nada delapan suara yang masih mengambang."

Alasan lain posisi Jokowi JK belum aman adalah masih adanya pergerakan calon pemilih di hari tenang dan masih tingginya angka golput serta manuver dari lawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

MUI: Hadapi Pilpres dengan Niat Baik

MUI: Hadapi Pilpres dengan Niat Baik

News | Senin, 07 Juli 2014 | 16:23 WIB

Euforia Melanda Pasar Modal, IHSG Dekati Level 5.000

Euforia Melanda Pasar Modal, IHSG Dekati Level 5.000

Bisnis | Senin, 07 Juli 2014 | 16:13 WIB

Hasil Survei Lima Lembaga terhadap Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK

Hasil Survei Lima Lembaga terhadap Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK

News | Senin, 07 Juli 2014 | 16:13 WIB

Hindari Kecurangan, Polisi Ikut Catat Hasil di TPS

Hindari Kecurangan, Polisi Ikut Catat Hasil di TPS

News | Senin, 07 Juli 2014 | 16:07 WIB

Terkini

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

×