Suara.com - Polda Metro Jaya akan ikut mengawal pelaksanaan pilpres yang akan berlangsung pada Rabu (9/72014). Salah satu caranya dengan membekali personel yang ditugaskan untuk mencatat hasil penghitungan dan merekam suasana di TPS.
"Para personel yang ditempatkan di TPS sudah dibekali dan mendapatkan arahan-arahan. Nantinya untuk mencatat hasil di TPS, memotret dan menanyakan kepada petugas TPS," ujar Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Dwi Priyatno, di Polda Metro Jaya, Senin (7/7/2014).
Upaya ini bertujuan, apabila nantinya diperlukan untuk dilakukan penyidikan, personel tersebut bisa menjadi saksi.
Kapolda juga memetakan lokasi di Jakarta dalam kategori rawan dan siaga. Dia menjelaskan hal itu dilihat berdasarkan geografis dan sehingga memerlukan pola pengamanan yang khusus.
Dwi mengungkapkan terdapat 292 TPS yang dikategorikan rawan. Polisi menggunakan pola pengamanan 2 - 4 – 2. Dengan rinciannya, 2 polisi, 4 linmas, di 2 TPS.
Selain itu ada 59 TPS khusus, salah satunya di Polda Metro Jaya, yaitu 4 TPS di ruang tahanan.