Dua Bagian Ini Paling Rawan Direkayasa Selama Pilpres

Siswanto

Selasa, 08 Juli 2014 | 09:33 WIB
Dua Bagian Ini Paling Rawan Direkayasa Selama Pilpres
Kotak suara dari 72 TPS di wilayah Kelurahan Cililitan dikembalikan ke Kantor Kelurahan Cililitan Jakarta, Kamis (10/4). Kotak suara dikembalikan untuk selanjutnya di buka dan dilakukan rekapitulasi di hadapan para saksi. [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Ketua Umum Forum Akademisi IT, Hotland Sitorus, membeberkan setidaknya ada dua bagian yang tidak kelihatan, tapi berpotensi untuk direkayasa dalam pelaksanaan Pemilu Presiden 2014.

Pertama, proses transmisi (pemindahan) hasil perhitungan dari tempat pemungutan suara tempat pemungutan suara ke panitia pemungutan suara.

"Sertifikat C1 sangat potensial direkayasa. Modus rekayasa adalah memanfaatkan suara golput dan Memindahkan suara antar kandidat capres," kata Hotland, Selasa (8/7/2014).

Kedua, perangkat bantu rekapitulasi penghitungan suara berupa formula excel. Formula ini, kata Hotland, dapat direkayasa dengan tujuan mengatur distribusi suara.

“Selain penyelenggara pemilu, saksi-saksi di pilpres juga sangat menentukan kualitas penyelenggaraan pilpres itu sendiri," katanya.

Menurut Hotland, potensi kecurangan selama pelaksanaan pilpres dapat diantisipasi. Berikut ini adalah langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan saksi-saksi saat mengawasi pilpres.

Satu, periksa C1 yang digunakan di TPS, pastikan keasliannya dengan hologram yang menyatu dengan lembar C1, bukan hologram tempelan.

Dua, saksi di TPS harus menandatangani C1 dan menerima foto kopiannya. Tiga, saksi di PPS harus memeriksa C1 yang dimiliki PPS sebelum melakukan rekapitulasi, C1 harus berhologram asli, bukan hologram tempelan, atau mencocokkan tandatangan saksi dengan C1 foto kopian yang dimiliki.

Keempat, saksi di PPS harus mengikuti rekapitulasi di PPS dengan cermat, periksa penghitungan perolehan suara kedua kandidat, suara tidak sah dan suara golput dan mencocokkannya dengan data dari TPS.

Lima, saksi di PPS wajib mendapatkan soft copy excel yang digunakan sebagai perangkat rekapitulasi penghitungan suara di PPS. Enam, saksi di PPK dapat mengikuti langkah-langkah yang dilakukan oleh saksi di PPS.

Sekretaris Jenderal DPP FAIT, Janner Simarmata, mengatakan FAIT akan fokus mengamati penggunaan C1 di TPS dan penggunaan perangkat IT rekapitulasi penghitungan perolehan suara yang digunakan.

"Di sinilah potensi kecurangan sangat besar dan masuk akal,” kata Janner.

“Oleh karena itu, KPU harus netral. Apabila terjadi kecurangan, FAIT siap membantu pihak yang akan mempidanakan penyelenggara pemilu yang curang dalam penyelenggara pilpres nanti,” Janner menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kecurangan Pileg Jangan Terulang di Pilpres

Kecurangan Pileg Jangan Terulang di Pilpres

News | Selasa, 08 Juli 2014 | 09:08 WIB

Jokowi Difitnah Saat Umroh, KH Hasyim Muzadi: "Astaghfirullahaladzim"

Jokowi Difitnah Saat Umroh, KH Hasyim Muzadi: "Astaghfirullahaladzim"

News | Selasa, 08 Juli 2014 | 08:38 WIB

Pilpres 2014 akan Diikuti 190 Juta Calon Pemilih

Pilpres 2014 akan Diikuti 190 Juta Calon Pemilih

News | Selasa, 08 Juli 2014 | 08:04 WIB

Dukungan Sting, Jason Mraz, Arkarna Pada Jokowi Disambut Hangat

Dukungan Sting, Jason Mraz, Arkarna Pada Jokowi Disambut Hangat

News | Selasa, 08 Juli 2014 | 07:50 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×