Revisi UU MD3, Trimedya: Ada Partai Khawatir PDI Perjuangan Pimpin DPR

Siswanto

Jum'at, 11 Juli 2014 | 10:41 WIB
Revisi UU MD3, Trimedya: Ada Partai Khawatir PDI Perjuangan Pimpin DPR
Sidang Paripurna DPR di Gedung Nusantara II, Jakarta [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Ketua Bidang Hukum DPP PDI Perjuangan Trimedya Panjaitan menengarai ada partai yang khawatir kader PDI Perjuangan memimpin DPR RI mendatang sehingga memaksakan mengubah UU Nomor 27/2009 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD (MD3).

"Ada enam fraksi yang mendukung capres lain memaksakan mengubah pasal dalam UU MD3 dan membuat paket pimpinan DPR maupun paket pimpinan komisi serta alat kelengkapan dewan," kata Trimedya di gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Jumat (11/7/2014).

Trimedya menjelaskan dengan memaksakan pasal tersebut tujuannya agar PDI Perjuangan kalah suara di DPR RI dan tidak menduduki jabatan apapun, baik pimpinan DPR, maupun pimpinan komisi dan alat kelengkapan dewan lainnya.

Pemaksaan yang dilakukan enam fraksi di DPR, kata dia, bukan merupakan sikap negarawan, tapi tirani mayoritas.

"Mereka memaksakan diri karena merasa jumlahnya lebih banyak dan kalau dilakukan voting akan menang," katanya.

Anggota Komisi III DPR RI ini menjelaskan semangat dari UU MD3 sesungguhnya adalah penegakan demokrasi, bukan karena mayoritas.

Dia menegaskan, di sejumlah di dunia, ketua DPR RI berasal dari partai pemenang pemilu.

"Pada pemilu legislatif 2009, PDI Perjuangan menghargai partai pemenang pemilu untuk menjadi ketua DPR. Saat ini, partai lain juga harus menghargai PDI Perjuangan sebagai partai pemenang pemilu," katanya.

Pada pembahasan tahap akhir revisi UU MD3, kata Trimedya, PDI Perjuangan terpaksa menyetujui karena kalah jumlah suara.

Enam fraksi yang dinilai memaksakan perubahan UU tersebut adalah Golkar, Demokrat, PKS, PAN, PPP, dan Gerindra. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiga Catatan Kritis dari Hasil "Quick Count" Pilpres

Tiga Catatan Kritis dari Hasil "Quick Count" Pilpres

News | Jum'at, 11 Juli 2014 | 10:10 WIB

Bila Jokowi-JK Menang, Ini Kata Gerindra

Bila Jokowi-JK Menang, Ini Kata Gerindra

News | Jum'at, 11 Juli 2014 | 09:44 WIB

IHSG Berbalik Arah, Saham MNC Kembali Menguat

IHSG Berbalik Arah, Saham MNC Kembali Menguat

Bisnis | Jum'at, 11 Juli 2014 | 09:23 WIB

Sikap Golkar Bila Jokowi-JK Menang Pilpres

Sikap Golkar Bila Jokowi-JK Menang Pilpres

News | Jum'at, 11 Juli 2014 | 08:58 WIB

PDI Perjuangan Siap Terima Golkar dan PPP dengan Syarat

PDI Perjuangan Siap Terima Golkar dan PPP dengan Syarat

News | Jum'at, 11 Juli 2014 | 08:55 WIB

Dua Alasan Partai Politik Pindah Koalisi

Dua Alasan Partai Politik Pindah Koalisi

News | Jum'at, 11 Juli 2014 | 07:50 WIB

Terkini

Beton dari Zeolit dan Biochar Bambu Diklaim Lebih Kuat Sekaligus Menyerap CO2: Kok Bisa?

Beton dari Zeolit dan Biochar Bambu Diklaim Lebih Kuat Sekaligus Menyerap CO2: Kok Bisa?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:22 WIB

Ngamuk di Kantor Lurah Karena Bantuan Rp900 Ribu Hilang, Wanita di Makassar Malah Ngaku Bandar Sabu

Ngamuk di Kantor Lurah Karena Bantuan Rp900 Ribu Hilang, Wanita di Makassar Malah Ngaku Bandar Sabu

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 14:20 WIB

Cerita Silfester Matutina, 5 Hari Menjabat Komisaris Pelindo Lalu Dipecat

Cerita Silfester Matutina, 5 Hari Menjabat Komisaris Pelindo Lalu Dipecat

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:20 WIB

Harga dan Spesifikasi OBSBOT Meet Flip, Diklaim Jadi Webcam 4K Terkecil

Harga dan Spesifikasi OBSBOT Meet Flip, Diklaim Jadi Webcam 4K Terkecil

Tekno | Jum'at, 25 September 2026 | 14:19 WIB

Bukan Cuma Dengar Musik, Snapdragon Sound Elite Gen 2 Bawa AI ke Earbuds

Bukan Cuma Dengar Musik, Snapdragon Sound Elite Gen 2 Bawa AI ke Earbuds

Tekno | Jum'at, 25 September 2026 | 14:16 WIB

Soal Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, DPR Akan Panggil Ombudsman dan Ditjen PAS

Soal Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, DPR Akan Panggil Ombudsman dan Ditjen PAS

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:12 WIB

Isu Aliran Rp480 Miliar di Muktamar NU, Gus Ipul Ancam Polisikan 3 Orang

Isu Aliran Rp480 Miliar di Muktamar NU, Gus Ipul Ancam Polisikan 3 Orang

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 14:08 WIB

Bitget Diretas US$351,6 Juta, Pengamat Kripto Sebut Alarm Serius Keamanan Bursa Aset Digital

Bitget Diretas US$351,6 Juta, Pengamat Kripto Sebut Alarm Serius Keamanan Bursa Aset Digital

Sumut | Jum'at, 25 September 2026 | 14:04 WIB

Kasus Suap HGB ATR/BPN: KPK Sita Ratusan Juta Rupiah dari Kanwil BPN Jatim

Kasus Suap HGB ATR/BPN: KPK Sita Ratusan Juta Rupiah dari Kanwil BPN Jatim

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:03 WIB

ASUS Ascent QN10, Mini PC Bertenaga Snapdragon X2 Elite

ASUS Ascent QN10, Mini PC Bertenaga Snapdragon X2 Elite

Tekno | Jum'at, 25 September 2026 | 14:02 WIB

×