Kisah Menegangkan Briptu Ebit Uber Jambret di Jalanan

Siswanto

Sabtu, 12 Juli 2014 | 07:09 WIB
Kisah Menegangkan Briptu Ebit Uber Jambret di Jalanan
Anggota Dit Sabhara Polda Metro Jaya, Briptu Ebit Kartono (kaos hitam), dan rekannya, Vino Lazuardy, (suara.com/Siswanto)

Suara.com - "Jambret, jambret," kata Silfi (19) di depan Family Mart, Bulungan, Jakarta Selatan, Jumat (11/7/2014) sekitar jam 23.15 WIB.

Anak-anak muda yang nongkrong di dalam area Family Mart tak langsung menyadari ada kasus penjambretan sehingga mereka terlambat mengambil tindakan.

Penjambret ponsel Samsung Galaxy itu langsung tancap gas. Asap tebal dari knalpot terlihat mengepul di depan Family Mart karena pelaku menarik gas sekencang-kencangnya menuju ke arah Mayestik.

Pada saat bersamaan, anggota Dit Sabhara Polda Metro Jaya, Brigadir Satu Ebit Kartono, dan rekannya, Vino Lazuardy, tiba di depan Family Mart. Tadinya, kedua lelaki ini berniat untuk makan. Begitu menyadari ada penjambretan, Ebit langsung memutuskan untuk memutar sepeda motornya, lalu mengejar pelaku. Vino pun mengikutinya dengan motor yang berbeda.

Ebit mengendarai sepeda motor Ninja ZX 600 CC nomor polisi B 3862 SFT warna hitam. Sedangkan Vino menunggangi Ninja 250 CC nomor polisi B 3000 BIT warna putih. Mereka memacu motornya untuk mengejar pelaku yang mengendarai Ninja 250 CC tanpa plat nomor.

Menurut cerita Ebit ketika ditemui suara.com di Polsek Kebayoran Baru, situasi di jalanan saat berlangsung kejar-kejaran dengan penjambret, sangat menegangkan. Penjambret yang belakangan diketahui bernama Ipu menggeber motor sekencang-kencangnya.

Ebit dan Vino berganti-gantian memepet motor pelaku. Tapi pelaku tidak mau menyerah. Pelaku menerobos lampu lalu lintas. Kemudian sempat memutar, bahkan lawan arus sampai dua kali.

"Saya dan teman saya seperti estafet mengejar pelaku. Kita hampir ditabrak mobil Honda City," kata Ebit.

Ebit yang memang punya hobi menggeber motor di Sirkuit Sentul itu pun berhasil menempel motor pelaku. Ia minta pelaku menyerah, daripada celaka. Alih-alih menepi, pelaku malah nekat menarik gas.

Giliran Vino menempel motor pelaku. Lagi-lagi, pelaku menarik gas. Kemudian Ebit menempel lagi dan mengancam akan menendang motor pelaku bila tak mau menepi.

"Waktu itu ada perasaan takut juga. Saya ingat istri di rumah. Tetapi, saya juga berpikir harus dapat," katanya.

Mungkin karena sudah putus asa, pelaku pun memberikan ponsel Samsung Galaxy ke Ebit. Ebit menerima pakai tangan kiri sambil minta pelaku berhenti, tapi ternyata tetap tak dipedulikan.

Lantaran tangan kirinya memegang ponsel, Ebit jadi kesulitan memainkan persenelen motor sehingga ia ketinggalan.

Untungnya Vino memutuskan untuk tetap mengejar. "Saya hampir mau menabrak motor pelaku, tapi saya ingat ini motor pinjaman (motor Ebit)," katanya.

Begitu ada kesempatan, Vino langsung menarik jaket pelaku dengan tangan kanan. Pelaku pun tersungkur, begitu juga dengan Vino.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi dan Jambret Kejar-kejaran Pakai Motor Ninja di Jakarta Selatan

Polisi dan Jambret Kejar-kejaran Pakai Motor Ninja di Jakarta Selatan

News | Sabtu, 12 Juli 2014 | 02:25 WIB

Pengadilan Bebaskan Terdakwa Penjambretan Tas

Pengadilan Bebaskan Terdakwa Penjambretan Tas

News | Rabu, 23 April 2014 | 20:45 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×