Kisah Menegangkan Briptu Ebit Uber Jambret di Jalanan

Siswanto | Suara.com

Sabtu, 12 Juli 2014 | 07:09 WIB
Kisah Menegangkan Briptu Ebit Uber Jambret di Jalanan
Anggota Dit Sabhara Polda Metro Jaya, Briptu Ebit Kartono (kaos hitam), dan rekannya, Vino Lazuardy, (suara.com/Siswanto)

Ada kejadian menarik saat itu. Ebit pun menghentikan motornya dan berusaha menangkap pelaku yang saat hendak berlari meninggalkan sepeda motor.

"Waktu itu saya sudah siap-siap senjata kalau seandainya ia pakai senjata," katanya.

"Waktu saya tangkap, ia sempat mengaku anggota security. Tapi tak peduli, saya tangkap dia," kata Ebit seraya menambahkan sempat melayangkan bogem mentah ke muka pelaku.

Tapi, pelaku masih saja berusaha kabur. "Kamu lari, mati," kata Ebit.

Lokasi jatuhnya pelaku tak jauh dari Kantor Polsek Kebayoran Baru. Beberapa anggota polisi datang dan kemudian menggelandang pelaku ke kantor polisi.

Tak lama kemudian, Silfi tiba di kantor polisi setelah dijemput oleh Ebit. Mereka pun langsung dimintai keterangan, begitu juga dengan pelaku.

Penangkapan yang dilakukan Ebit dengan bantuan Vino dipuji-puji oleh para anggota Polsek Kebayoran Baru. Menurut mereka, tindakan tersebut patut menjadi teladan.

Siapa Briptu Ebit?

Siapa sesungguhnya Ebit, anggota polisi pemberani itu. Dia adalah ajudan Kasubdit Kasum Polda Metro Jaya. Di luar tugas, ia ikut berkomunitas. Ia bergabung di komunitas N 250, yaitu perkumpulan penggemar motor Ninja 250 CC.

"Saya berkomunitas untuk cari relasi, cari persaudaraan," kata lelaki berusia 27 tahun itu.

Mantan anak Pesantren Al Zaitun, Indramayu, Jawa Barat ini, mengaku sejak dulu memang hobi main motor. Bersama rekan-rekannya, terkadang di luar jam dinas, ia menyalurkan adrenalin di Sirkuit Sentul.

Ebit yang masuk polisi tahun 2007 itu mengaku sudah sekitar delapan kali menangkap jambret dan copet. Tapi pengalaman yang paling menegangkan adalah kasus yang baru saja ditanganinya. Ia mengibaratkan proses pengejaran jambret tadi seperti adegan film.

"Sumpah, saya sempat kepikiran istri di rumah," katanya.

Sedangkan Vino adalah marketing. Ia mengaku biasa-biasa saja setelah berhasil membantu menangkap penjahat.

Ia mengaku sudah dua kali ini terlibat pengejaran penjambret. Tapi, pada pengejaran yang pertama, 2012, tidak berhasil menangkap pelakunya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi dan Jambret Kejar-kejaran Pakai Motor Ninja di Jakarta Selatan

Polisi dan Jambret Kejar-kejaran Pakai Motor Ninja di Jakarta Selatan

News | Sabtu, 12 Juli 2014 | 02:25 WIB

Pengadilan Bebaskan Terdakwa Penjambretan Tas

Pengadilan Bebaskan Terdakwa Penjambretan Tas

News | Rabu, 23 April 2014 | 20:45 WIB

Terkini

Tanggapi Kritik Publik, Menteri PPPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Usul Geser Gerbong Perempuan

Tanggapi Kritik Publik, Menteri PPPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Usul Geser Gerbong Perempuan

News | Kamis, 30 April 2026 | 05:55 WIB

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

News | Rabu, 29 April 2026 | 23:25 WIB

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:30 WIB

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:04 WIB

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:22 WIB

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:20 WIB

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:47 WIB

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:29 WIB

10  Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:27 WIB