13 Nelayan Cilacap Hilang 'Ditelan' Laut

Ardi Mandiri

Senin, 14 Juli 2014 | 02:20 WIB
13 Nelayan Cilacap Hilang 'Ditelan' Laut
Ilustrasi: Para nelayan memindahkan perahunya ke daratan usai melaut. (Antara/Ampelsa)

Suara.com - Sebanyak 13 nelayan asal Desa Klaces, Ujungalang, dan Ujunggagak, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, yang menggunakan dua kapal berbeda dilaporkan hilang saat melaut.

Informasi yang dihimpun, sebanyak 8 dari 13 nelayan yang hilang tersebut merupakan anak buah kapal (ABK) dari Kapal Motor (KM) Jimmy, sedangkan lima orang lainnya ABK dari KM Fufo 5.

Delapan nelayan yang merupakan ABK KM Jimmy terdiri Wawan, Rastim, Jajang, Nur, Ngadimun, Sipur, Kismanto, dan Yusmanto yang juga kapten kapal, sedangkan ABK KM Fufo 5 yang berbendera Taiwan terdiri Kusriadi, Sudarso, Turino, Rianto, dan Basuki.

Kepala Desa Klaces Samino Hadi Purnomo mengatakan bahwa delapan ABK KM Jimmy diperkirakan hilang di sekitar Pulau Christmas, Australia, dan hingga saat ini masih dalam pencarian.

"KM Jimmy berangkat dari Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta, pada awal bulan Juni 2014. Pada tanggal 10 Juni, mereka masih bisa dihubungi dan menginformasikan jika sedang mencari ikan di wilayah perairan Pulau Christmas, namun sejak 30 Juni hilang kontak," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Ujunggagak Suprapto Jadi mengatakan bahwa berdasarkan informasi dari keluarga, lima ABK KM Fufo 5 berangkat melaut melalui Pelabuhan Taiwan pada tanggal 26 Maret 2014, sekitar pukul 04.00 waktu setempat.

Menurut dia, kelima ABK KM Fufo 5 tersebut selalu menginformasikan keberadaannya kepada keluarga mereka secara berkala melalui telepon.

Akan tetapi sejak bulan Mei 2014, kata dia, keluarga lima ABK tersebut kehilangan kontak dengan mereka.

"Atas inisiatif warga, saya diminta mendampingi keluarga menanyakan kondisi para ABK ke perusahaan yang memberangkatkan mereka ke Taiwan, yakni PT Dwijaya Eka Lestari di Jakarta," katanya.

Berdasarkan keterangan dari PT Dwi Jaya Eka Lestari, kata dia, perusahaan juga kesulitan melacak kebaradaan para korban karena KM Fufo 5 beserta seluruh ABK-nya hilang di laut.

Menurut dia, penyebab hilangnya KM Fufo 5 masih simpang siur dan salah satu informasi menyebutkan jika kapal tersebut menjadi korban perompakan dan tenggelam di Laut Mauritania, Afrika Selatan.

"Perusahaan hingga kini masih berusaha melacak keberadaan para ABK KM Fufo karena diperkirakan jumlah korbannya tidak hanya lima nelayan asal Kecamatan Kampung Laut saja, tetapi juga dari sejumlah daerah seperti Pemalang, Subang, dan Batam dengan jumlah secara keseluruhan 12 orang," katanya.

Camat Kampung Laut Achmad Nurlaili mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari para kepala desa terkait hilangnya 13 nelayan tersebut.

"Kami juga sudah melaporkan ke pihak terkait. Namun upaya pertolongan dari pihak terkait sulit dilakukan, sebab musibah tersebut berada jauh dari Indonesia," katanya.

Ia mengatakan bahwa perusahaan yang memberangkatkan 13 nelayan tersebut paling bertanggung jawab terhadap keselamatan mereka.

"Saat ini, keluarga korban masih menunggu kepastian dari upaya pencarian oleh pihak perusahaan," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ditemukan di Kalteng, 7 Korban Tewas KM Virgo Dievakuasi ke Banjarmasin dengan Helikopter Basarnas

Ditemukan di Kalteng, 7 Korban Tewas KM Virgo Dievakuasi ke Banjarmasin dengan Helikopter Basarnas

News | Minggu, 27 September 2026 | 19:07 WIB

Disorot Usai Tenggelam di Laut Jawa, Siapa Pemilik Perusahaan Kapal Virgo Transport 8?

Disorot Usai Tenggelam di Laut Jawa, Siapa Pemilik Perusahaan Kapal Virgo Transport 8?

News | Minggu, 27 September 2026 | 18:11 WIB

Naik 3,1 Sentimeter: Mengapa Muka Laut Bisa Ancam Jutaan Orang?

Naik 3,1 Sentimeter: Mengapa Muka Laut Bisa Ancam Jutaan Orang?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 16:15 WIB

Tak Hanya Terumbu Karang, Pengerukan Pasir Laut Bisa Ganggu Kehidupan Kerapu Sunu

Tak Hanya Terumbu Karang, Pengerukan Pasir Laut Bisa Ganggu Kehidupan Kerapu Sunu

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 12:55 WIB

Prabowo Terima Angkatan Laut Italia yang Antar Kapal Induk Giuseppe Garibaldi di Istana

Prabowo Terima Angkatan Laut Italia yang Antar Kapal Induk Giuseppe Garibaldi di Istana

News | Kamis, 24 September 2026 | 14:17 WIB

Ditemukan Nelayan, Satu Korban KM Virgo Transport 8 Dievakuasi dalam Kondisi Meninggal

Ditemukan Nelayan, Satu Korban KM Virgo Transport 8 Dievakuasi dalam Kondisi Meninggal

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:19 WIB

Basarnas Temukan Dua Korban KM Virgo, Total Korban Jiwa Capai 15 Orang

Basarnas Temukan Dua Korban KM Virgo, Total Korban Jiwa Capai 15 Orang

Video | Selasa, 22 September 2026 | 17:50 WIB

Kondisi Terkini Nelayan Ditabrak Kapal Kargo Panama di Selat Singapura

Kondisi Terkini Nelayan Ditabrak Kapal Kargo Panama di Selat Singapura

News | Selasa, 22 September 2026 | 15:03 WIB

Kenapa Air Laut Terasa Asin? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Kenapa Air Laut Terasa Asin? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 11:49 WIB

Spesifikasi Kapal Panama First Margaux yang Tabrak Perahu Nelayan di Selat Singapura

Spesifikasi Kapal Panama First Margaux yang Tabrak Perahu Nelayan di Selat Singapura

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:33 WIB

Terkini

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

News | Selasa, 29 September 2026 | 06:51 WIB

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:46 WIB

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 06:41 WIB

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:34 WIB

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 06:00 WIB

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 05:05 WIB

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

×