Kondisi Terkini Nelayan Ditabrak Kapal Kargo Panama di Selat Singapura

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 22 September 2026 | 15:03 WIB
Kondisi Terkini Nelayan Ditabrak Kapal Kargo Panama di Selat Singapura
Otoritas maritim Singapura menyelidiki tabrakan kapal nelayan China dan kapal curah Panama. (cNA)
baca 10 detik
  • Otoritas Singapura menyelidiki tabrakan kapal nelayan China dan kapal curah Panama.

  • Tidak ada korban jiwa maupun pencemaran lingkungan akibat insiden di Selat Singapura.

  • Kapal nelayan yang bocor berhasil ditunda ke penjangkaran aman tanpa mengganggu pelayaran.

Suara.com - Otoritas Pelabuhan dan Maritim Singapura menyelidiki insiden insiden kecelakaan laut yang melibatkan kapal nelayan China dan kapal curah berbendera Panama di Selat Singapura. Kejadian yang memicu respons cepat tim penyelamat lokal ini langsung memicu perhatian publik setelah rekaman videonya viral di media sosial.

Proses penanganan darurat langsung berjalan begitu dampak benturan membuat badan kapal nelayan mengalami kebocoran air. Beruntung, sistem penyeimbang kapal masih berfungsi baik sehingga posisi perahu tetap stabil di atas permukaan air.

Otoritas maritim bergerak cepat mengawal proses penarikan kapal yang rusak menuju area penjangkaran aman. Seluruh jalur pelayaran internasional di sekitarnya dipastikan tetap beroperasi normal tanpa kendala.

Kapal kargo raksasa menyenggol perahu nelayan Tiongkok di jalur pelayaran sibuk Selat Singapura. (Asia One)
Kapal kargo raksasa menyenggol perahu nelayan Tiongkok di jalur pelayaran sibuk Selat Singapura. (Asia One)

Tim penyelamat gabungan menerapkan prosedur evakuasi khusus untuk menjamin keselamatan seluruh awak yang terlibat. Sebagian kru bertahan di atas kapal untuk membantu proses penarikan, sementara sisanya dievakuasi ke daratan.

Pihak berwenang mengonfirmasi tidak ada korban jiwa maupun bahaya pencemaran lingkungan akibat tumpahan minyak di perairan tersebut. Langkah pengamanan ekstra langsung diterapkan agar tidak mengganggu lalu lintas kapal lain yang melintas.

Kapal nelayan Lu Qing Yuan Yu berbendera China dan kapal curah First Margaux berbendera Panama terlibat insiden pada 17 September. Kebocoran sempat terjadi pada kapal nelayan, namun situasi di atas dek berhasil dikendalikan oleh para awak.

"Kapal penangkap ikan tersebut kemasukan air saat kejadian tetapi tetap terapung dan stabil, dengan awak kapal mengambil langkah-langkah untuk mengendalikan situasi di atas kapal," kata MPA saat menanggapi pertanyaan CNA.

Petugas kemudian menunda kapal nelayan tersebut menuju Raffles Reserved Anchorage untuk menjalani pemeriksaan kerusakan lebih lanjut. Awak kapal yang membutuhkan pertolongan darurat langsung dipindahkan ke darat dengan bantuan Pasukan Pertahanan Sipil Singapura.

"Tidak ada laporan cedera di antara awak kedua kapal maupun pencemaran akibat insiden tersebut," ujar MPA sembari menambahkan bahwa lalu lintas navigasi tidak terdampak.

baca juga

Sebagai langkah pencegahan, MPA menyiarkan peringatan keselamatan navigasi bagi seluruh kapal di sekitar lokasi insiden. Sebuah kapal patroli MPA juga dikerahkan untuk mengawal proses penarikan hingga kapal tiba di pelabuhan.

Selat Singapura merupakan salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia yang menghubungkan Samudra Hindia dan Laut China Selatan. Tingginya kepadatan arus lalu lintas kapal kargo dan nelayan membuat kawasan perairan ini rentan terhadap risiko benturan antar armada.

MPA secara rutin mengawasi pergerakan kapal dan merespons cepat setiap peristiwa darurat untuk menjaga keamanan navigasi internasional. Penyelidikan atas insiden ini dilakukan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan serta mencegah kejadian serupa di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Spesifikasi Kapal Panama First Margaux yang Tabrak Perahu Nelayan di Selat Singapura

Spesifikasi Kapal Panama First Margaux yang Tabrak Perahu Nelayan di Selat Singapura

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:33 WIB

KBRI Singapura Belum Kasih Kepastian Dugaan WNI Jadi Korban Tabrakan Kapal di Selat Singapura

KBRI Singapura Belum Kasih Kepastian Dugaan WNI Jadi Korban Tabrakan Kapal di Selat Singapura

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:16 WIB

KBRI Singapura Telusuri Dugaan WNI Jadi Korban Tabrakan Kapal di Selat Singapura

KBRI Singapura Telusuri Dugaan WNI Jadi Korban Tabrakan Kapal di Selat Singapura

News | Selasa, 22 September 2026 | 07:35 WIB

Terkini

IHSG Terus Merosot Sejak Suahasil Jadi Menkeu, Sudah Anjlok 3,38 Persen

IHSG Terus Merosot Sejak Suahasil Jadi Menkeu, Sudah Anjlok 3,38 Persen

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 15:00 WIB

Review Furious: Obsesi Gelap dan Batas Moral Penegak Hukum yang Kabur!

Review Furious: Obsesi Gelap dan Batas Moral Penegak Hukum yang Kabur!

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 15:00 WIB

8 HP Murah Bebas Bloatware dan Iklan Bawaan, Tampilan Bersih Tanpa Gangguan

8 HP Murah Bebas Bloatware dan Iklan Bawaan, Tampilan Bersih Tanpa Gangguan

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 15:00 WIB

3 Rekomendasi Tablet Android Murah untuk Kebutuhan Dasar, Harga Rp2 Jutaan

3 Rekomendasi Tablet Android Murah untuk Kebutuhan Dasar, Harga Rp2 Jutaan

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 14:58 WIB

Promo BRI September, Belanja Minimal Rp500 Ribu Dapat Voucher Tokopedia

Promo BRI September, Belanja Minimal Rp500 Ribu Dapat Voucher Tokopedia

Bri | Selasa, 22 September 2026 | 14:58 WIB

Jaga Standar Pengelolaan Lingkungan, NHM Laksanakan Pra-Audit

Jaga Standar Pengelolaan Lingkungan, NHM Laksanakan Pra-Audit

Jakarta | Selasa, 22 September 2026 | 14:56 WIB

DPR Sahkan 15 UU Kabupaten/Kota di Kalimantan, Pontianak hingga Ketapang Masuk Daftar

DPR Sahkan 15 UU Kabupaten/Kota di Kalimantan, Pontianak hingga Ketapang Masuk Daftar

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:55 WIB

Bedak Tidak Menempel di Wajah? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Bedak Tidak Menempel di Wajah? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 14:55 WIB

Hujan Guyur Sejumlah Wilayah Riau, Perbaiki Kualitas Udara Pekanbaru

Hujan Guyur Sejumlah Wilayah Riau, Perbaiki Kualitas Udara Pekanbaru

Riau | Selasa, 22 September 2026 | 14:52 WIB

Dipanggil Bukan Sebagai Saksi, KPK Isyaratkan Dedi Congor Jadi Tersangka Baru Kasus Bea Cukai

Dipanggil Bukan Sebagai Saksi, KPK Isyaratkan Dedi Congor Jadi Tersangka Baru Kasus Bea Cukai

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:51 WIB

×